Menulislah

Senin, 24 Oktober 2011

Akhir Zaman

banyak berlaku di zaman ini
manusia jauh dari tuhannya
tiada terasa tiada dirasa
ujian terus melanda manusia
manusia menginginkan syurga
tapi ia menuju neraka
ia tahu syetan musuh nyata
tapi ia jadikan kawan hidup
sadarlah kawan kita didunia
sebentar saja tiada kekal
tiada abadi hidup di dunia
pasti berakhir
bila ajal datang tak bisa dihindar
pangkat dan harta takkan dibawa
sahabat karib tak bisa menolong
bahkan yang ada akan ditinggalkan
bersedialah kita semua
berbekal kita dengan amal sholeh
segera bertaubat kepada tuhan
sebelum mentari tak terbit lagi

by Hawari 

Dia Kekasih Allah

Malu rasanya mengatakan cinta
Kepada dia kekasih Allah
Kerana dia insan mulia
Sedangkan diriku insan biasa
Ku pujuk jua hati dan jiwa
Meluahkan rasa cinta membara
Didalam pujian ucapan selawat
Tanda penghargaan seorang umat
Selagi upaya ku turuti ajarannya
Apa terdaya ku amalkan sunnahnya
Moga didunia mendapat berkat
Di akhirat sana beroleh syafaat
Kerana peribadinya aku terpesona
Kerana budinya aku jatuh cinta
Rindu ku padanya tiada terkata
Nantikanlah daku ditaman syurga
Sesungguhnya apa yang ku dambakan
Adalah cinta Allah yang Esa
Kerana cinta kepada Rasulullah
Berarti cinta kepada Allah

By Hijjaz

Minggu, 23 Oktober 2011

Mesra Desa

Bila terkenangkan desa
Rindu selalu melanda
Pada ayah dan bonda sanak dan saudara
Kampung halaman nun jauh di mata

Kini tiba ketikanya
Saat kembali ke desa
Indah suasana mesra sambutannya
Rasa gelora di dalam dada

Terimalah buah tanganku
Sekadarnya yang aku mampu
Buatmu ayah dan juga ibu
Tanda ingatan kasihku

Meriahnya suasana desa
Semuanya ramah dan mesra
Dimanakah teman-teman lama
Bertahun tidak bersua

Ketika kenduri kendara
Sekampung bagai berpesta
Bertolong Bantu jiran tetangga
Beramai makan bersama

Berzanji di surau lama
Tak sedar hari dah senja
Begini caranya kemesraan desa
Moga kekal selamanya

Sedang asyik bercerita
Melintas si gadis desa
Manis senyumannya bertudung kepala
Anak saudara sendiri rupanya

Bergurau teruna dara
Pastikan ada batasnya
Adat kesopanan dan budaya bangsa
Agar agama terpelihara



Artist: Hijjaz
Song Category: Nasyid

Malam


Heningnya suasana maya
Ketengangan malam mendamaikan jiwa
Bukti kebesarannya Yang Esa
Yang Maha Kuasa

Malam yang menggantikan siang
Menepati waktunya
Malam membawa kegelapan
Selimuti alam semesta

Bersyukur atas rahmat Nya
Pencipta segala, ya Allah
Penentu segala

Malam bagaikan ada tersimpan
Sejuta rahsia
Malam dihiasi bintang-bintang
Keindahan tiada taranya

Dia satu-satunya
Penggerak segala
Pentadbir alam semesta
Segala yang ada adalah milik nya
Tuhan Yang Maha Esa

Di malam yang sepi
Yang menyentuh hati
Kurasa terharu menginsafi diri

Di malam yang sepi
Di saat yang murni
Kupanjatkan doa kepada Ilahi

Di malam yang sepi
Di saat yang murni
Kulafazkan syukur kepada Ilahi

Di malam yang sepi
Kupasrah kepada Ilahi
Artist: Hijjaz
Song Category: Nasyid