Menulislah

Sabtu, 30 Januari 2016

Vertical Limit

Anda menyukai genre film apa? Aku suka film action dan adventure. Dari film action Aku bisa lihat aksi pertarungan, kecakapan dan penyelesaian misi. Sedangkan dari film adventure Aku dapat melihat berbagai panorama keindahan suatu wilayah beserta satwa dan fauna didalamnya.

Ada satu film luar biasa berjudul Vertical Limit. Anda tahu film ini? Saya rekomendasikan untuk menonton film ini.

Dalam fim ini Anda disuguhi pemandangan tebing curam yang sangat tinggi, gunung nan gagah perkasa, serta balutan salju yang dingin. Selain pemandangan menakjubkan yang membuat Anda terhenyak, Anda pun akan melihat perbuatan heroik yang luar biasa melawan kejamnya kondisi ekstrim gunung terdahsyat di dunia. Ya, gunung Himalaya yang megah.

Aku coba bahas tentang opening film. Sebuah keluarga beserta 2 orang temannya sedang memanjat tebing tinggi. Namun naas, salah satu pengait terlepas dan mengakibatkan semua pendaki terhempas ke bawah kecuali seorang gadis bernama Anne. Ia tertahan sebuah pengait. Kondisi kritis dengan sebuah pengait yang sewaktu-waktu dapat terlepas.

Sang ayah, Gayre Garret menyuruh anak laki-lakinya, Peter Garret untuk memotong tali di bawahnya. Karena terdesak akhirnya Peter memotong tali, alhasil sang ayah dan kedua temannya jatuh. Hal ini menyebabkan kakak beradik Peter dan Anne tidak berinteraksi selama bertahun-tahun karena Peter dianggap telah membunuh sang ayah.

Dari kejadian ini dapat kita ambil pelajaran bahwa setiap keputusan memiliki resiko. Entah resiko tersebut besar atau kecil. Pahit atau manis, baik atau buruk. Maka dari itu pikirkan dan pertimbangkan setiap keputusan dengan bijak sana. Jangan sampai menyesal setelah keputusan telah ditetapkan.

Terima kasih

#HariKelimabelas


Kamis, 28 Januari 2016

Azalia

**********
Detik-detik waktuku kian berlalu
Tak jemu aku memandangnya
Detak-detak jantungku berdenyut selalu
Ku jatuh hati memetiknya
Azalia kau bunga yang kucinta
**********

Ada yang pernah mendengar lagu ini? Ya, lagu ini adalah lagu ciptaan alm Aden Edcoustic dan dinyanyikan oleh solois bernama Ali Sastra. Lirik sarat makna dipadu dengan suara lembut Ali Sastra mampu menghipnotisku, terbang menuju taman yang dihiasi berbagai macam bunga azalia.

Seketika Aku bertanya-tanya, seperti apa rupa azalia dan apa kelebihannya. Mari bertanya pada mbah google. Hehe...

Azalea atau Saliyah merupakan jenis tanaman berbunga dari keluarga Ericaceae dan genus Rhododendron yang tumbuh di wilayah beriklim sedang. Azalea tumbuh di sebagian besar Asia Timur dan Amerika. Ada satu hal menarik dari bunga ini. Ternyata Azalea mampu memancarkan aura dingin bagi lingkungan disekitarnya. Sehingga Azalea mampu memberikan kesejukan, membawa kedamaian dan membuat suasana hati menjadi tenang. Luar biasa bukan.

Sungguh menakjubkan ciptaan-Mu Ya Allah..

**********
Kulihat bintang-bintang
Tersenyum saksikan kau merekah
Sang kumbang datang hap hap hinggap perlahan
Bunganya merekah berkembang kembang

Warnamu merah merah
Semerah danau di katumiri
Aku melangkah tu wa ga mendekati
Betapa indahnya ku suka

Detik detik waktuku kian berlalu
Tak jemu aku memandangnya
Detak detak jantung ku berdenyut selalu
Ku jatuh hati memetiknya
Azalia kau bunga yang ku cinta
**********

#HariKeempatbelas

Sumber : http://m.kompasiana.com/zaira/sepenggal-cerita-tentang-azalea_552a5d016ea834d130552d66


Aku Disini

Aku disini
Di sebuah kota kecil yang disebut kota baja, kota santri, dan kota industri

Aku disini
Di rumah ini semenjak ilalang masih banyak terlihat sejauh mata memandang

Aku disini
Belajar, bermain, bersenang-senang, dan bercengkrama dengan keluarga

Tak terasa 20 tahun sudah terlewati. Banyak perubahan disini. Semakin banyaknya penduduk, perumahan, pabrik, dan sebagainya.

Namun Aku masih disini
Menuntut ilmu sejak SD sampai Perguruan Tinggi
Bahkan mungkin sampai Aku bekerja dan berkeluarga

Aku disini
Di kota kecil penuh kenangan

#HariKetigabelas


Selasa, 26 Januari 2016

Melempar Batu

Setiap hal yang ada di dunia ini dapat dijadikan pelajaran, diambil hikmah dan ilmu. Entah hal itu besar ataupun kecil. Entah dari diri manusia itu sendiri atau dari kondisi sekelilingnya.

Satu ketika Aku melihat seorang anak yang sedang melempar batu ke dalam air. Pernahkah Anda melihat hal tersebut? Atau Anda pernah melakukannya? Kalau Aku pernah. Ketika melempar kadang batu itu langsung tenggelam ke dasar air. Namun tak jarang pula batu itu melompat di atas air.

Sejenak Aku merenung dan akhirnya Aku menemukan satu hikmah dibaliknya. Dapat diibaratkan ketika seorang anak menggenggam batu adalah seseorang yang memiliki suatu permasalahan. Saat melempar batu adalah suatu keputusan yang diambil dan keputusan tersebut pasti memiliki dampak baik positif maupun negatif.

Melempar batu pun dapat diibaratkan perbuatan yang dilakukan. Ketika batu sudah dilempar tidak mungkin dapat diulang kembali. Maka sebelum melakukan suatu perbuatan pikirkan masak-masak akibat perbuatan tersebut. Jangan sampai terjadi penyesalan setelahnya.

Sekian.

#HariKeduabelas


Senin, 25 Januari 2016

Gemuruh Angin

Hari jum'at lalu, saudaraku berkunjung ke rumah. Sudah cukup lama rasanya tak bersua. Pada hari minggu tetehku mengajak main ke pantai merak. Karena keponakan-keponakanku banyak dan tak ada yang menjaga, akhirnya Aku ikut serta.

Sebenarnya bukan pantai sih, lebih tepatnya pulau kecil tak jauh dari tepi pantai. Perjalanan menuju merak menghabiskan waktu 45 menit. Sampai tempat penyeberangan, banyak terlihat perahu kecil yang mengantarkan pengunjung menuju pulau.

Kami menaiki perahu dan cukup dalam waktu 15 menit sudah mencapai pulau. Ah.... deburan ombak ini, terpaan angin laut ini, gelombang yang mengayun perahu ini benar-benar menghipnotis diri ini. Meskipun jarak rumah menuju pantai tidak terlalu jauh, namun baru sekarang ini sempat ke pantai.

Sampai di pulau, Aku disuguhi pantai landai nan jernih dan batu kerikil berbagai bentuk.

"Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan?"

Betapa indahnya ciptaan Allah. Langit nan cerah dihiasi awan nan putih. Gelombang pantai yang berlomba menuju tepi pantai. Terpaan angin laut yang lembut nan menentramkan jiwa.

Alhamdulillah, meskipun sejenak Aku dapat merasakan kedamaian dan ketentraman dari hiruk pikuk dan segala tekanan yang mengusik jiwa. Jaga tempat ini, pelihara dari tangan jahil, dan jangan mengotorinya tanpa menghiraukan dampak yang ditimbulkan

#HariKesebelas



Sabtu, 23 Januari 2016

Langit berawan

Pagi ini langit berawan kelam. Semalam hujan mengguyur bumi dengan deru suara yang mengalun indah. Aku melangkah pagi ini menuju tempatku mengajar. Ya, setiap hari sabtu Aku mengajar komputer di sekolah yang berada di gunung sana.

Miris memang, sekolah kejuruan namun minim fasilitas komputer. Bahkan sebagian besar siswa masih kesulitan dalam mengoperasikan komputer.

Pagi ini Aku berjalan kesana. Ada harapan besar yang tertanam dalam diriku. Aku ingin melihat senyum siswa-siswi disana. Senyum yang menenteramkan jiwa. Senyun yang mampu mengusir penat dan lelah.

Langit berawan kelam. Tidak menyurutkan langkah kaki mereka menuju sekolah. Tak menyurutkan senyum mengembang mereka.

Ah.....
Nikmat luar biasa yang hari ini Aku dapatkan. Mampu melihat mereka bersemangat.

Langit berawan kelam. Membawa hawa dingin menusuk kulit. Menutup mentari pagi. Namun tidak menutup mentari di setiap jiwa. Menyinari jiwa dengan semangat, senyuman, dan kebahagiaan.

Langit berawan kelam. Disini Aku memandangmu

Jumat, 22 Januari 2016

Kaulah (Calon) Bidadariku

Aku duduk disini
Di bawah pohon rindang
Berayun gemulai mengikuti angin
Aku memandang jauh
Terlihat dirimu samar nun jauh disana

Engkau berdiri di bawah langit membiru
Dinaungi awan-awan nan putih
Dikelilingi anak-anak lucu
Bermain tertawa bersama

Engkau terlihat elok
Meskipun samar disana
Dengan pakaian menjulur indah
Menutupi auratmu

Ah.....
Segarnya udara senja ini
Semburat warna oranye
Membawa diri ini pergi
menuju sosok samar disana

Jilbabmu mengayun indah
Diterpa semilir angin senja
Membentuk siluet hitam
Dibalik cahaya senja

Indahnya ciptaan Illahi
Seorang bernama wanita
Dengan segala eloknya
Aku kagum padamu

Kaulah (Calon) Bidadariku

#HariKesepuluh

Kamis, 21 Januari 2016

Kereta Cepat

Sore ini Aku duduk melepas lelah setelah seharian melakukan aktifitas. Aku menyalakan tv dan menyaksikan program berita "Redaksi" di Trans7. Aku melihat satu judul berita menarik sore ini. "Kereta Cepat Jakarta-Bandung".

Hari ini adalah peresmian mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Peresmian ini dilakukan di Bandung dan dihadiri diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. Mega proyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 74 triliun rupiah. Proyek ini diperkirakan selesai pada tahun 2018 dan akan beroperasi tahun 2019.

Kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang sering terjadi di jalur Jakarta-Bandung, serta mampu menjadi salah satu alat transportasi massal bagi masyarakat.

Indonesia termasuk terlambat dalam memulai mega proyek kereta cepat tersebut. Sebutlah Jepang, negara maju ini sudah memiliki kereta cepat pada tahun 1994. Selanjutnya Cina sudah memulai proyek tahun 2007 lalu. Dan Perancis sudah mulai mengoperasikan kereta cepat pada tahun 1985 dan merupakan negara pertama di Eropa yang memiliki kereta cepat.

Semoga proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dapat berjalan dengan lancar dan mampu menjadi transportasi massal yang handal.

Mandi dulu lah. Sudah sore. Hehe...

#HariKesembilan


Rabu, 20 Januari 2016

I Love Nasyid

Sebuah hoby dapat terbentuk karena kesenangan dan kebiasaan. Begitulah yang Aku rasakan. Semenjak kecil, bahkan sebelum menginjakkan kaki di bangku SD Aku sudah diperkenalkan dengan musik-musik islami. Dulu musik Islami yang terkenal adalah "Cinta Rasul". Lagu-lagu Islami dinyanyikan oleh Hadad Alwi dan Sulis. Semakin sering mendengar, semakin suka lagu tersebut.

Beranjak menuju masa SMP, Aku mulai mengenal lagu-lagu yang diperdengarkan oleh tim nasyid Nada Murni dan The Zikr. Tidak lama setelah itu, muncul Raihan.

Memasuki masa SMA, mulai muncul nama Hawari, nasyid asal Bandung yang pertama kali Aku dengar setelah sebelumnya hanya mendengar grup dari Malaysia. Semakin lama semakin banyak grup nasyid yang Aku tahu. Sebutlah Rabbani, Mawaddah, Hijjaz, Inteam, Unic, Dehearty, dan lain sebagainya.

Di luar sana banyak anak yang "dicekoki" lagu-lagu band yang sebagian besar isinya adalah percintaan, perselingkuhan, penghianatan, dan sebagainya. Namun Aku lebih banyak mendengar syair-syair penuh makna dan nilai-nilai Illahi.

Inilah yang menginspirasiku untuk ikut berperan melestarikan musik nasyid di kotaku. Aku ikut tergabung menjadi personil salah satu tim nasyid yang ada di kota Cilegon. Dengan suara serak-serak banjir (halllllaaaah...) Aku dipercaya menjadi vocal. Alhamdulillah, satu hal yang tak dapat kubayangkan.

Tim nasyid ini masih menggunakan perkusi atau alat musik pukul. Berbeda dengan tim lain yang sudah berkembang modern menggunakan keyboard, gitar, dan lainnya. Tapi jangan salah, suara khas perkusi mampu menghipnotis pendengar (Ceilaaaahh).

Berjayalah nasyid Indonesia

#HariKedelapan


Selasa, 19 Januari 2016

Ketika Cinta Bertasbih

**********
Bertuturlah cinta mengucap satu
nama
Seindah goresan sabda-Mu dalam
kitabku
Cinta yang bertasbih mengutus hati
ini
Ku sandarkan hidup dan matiku
pada-Mu
**********

Kutipan lagu Ketika Cinta Bertasbih diatas adalah lagu yang dinyanyikan oleh teh Melly Goeslaw, seorang musisi ternama di Indonesia. Lagu ini pun merupakan OST film yang diangkat dari sebuah novel best seller berjudul "Ketika Cinta Bertasbih" yang ditulis oleh seorang penulis bernama Habiburrahman El Shirazy atau yang sering disapa kang Abik.

Ada hikmah yang dapat dipetik dari kisah di novel tersebut. Seorang insan bernama Abdullah Khairul Azzam yang hidup di Kairo dengan tujuan menuntut ilmu namun harus berjuang keras selama 9 tahun. Mengapa? Apa dia bodoh? Apa dia malas? Jawabannya adalah tidak.

Ia adalah seorang mahasiswa cemerlang. Bahkan di tahun pertama ia berhasil mendapat predikat cum laude.

Namun takdir berkata lain. Ayahnya meninggal dunia. Sehingga ia dan keluarga tidak mendapatkan nafkah. Perputarlah otaknya yang cemerlang. Ia adalah anak sulung dan satu-satunya anak laki-laki. Maka peran ayah berada di pundaknya.

Ia bekerja demi menghidupi keluarganya. Ia berjualan tempe dan bakso untuk mencukupi kebutuhan sekolah adik-adiknya. Bahkan ia rela menunda lulus kuliah sampai adik-adiknya selesai sekolah.

Ada hikmah luar biasa dari kisah tersebut. Jangan menyerah hanya karena terbentur dengan takdir. Entah orangtua tiada, keluarga yang miskin, tidak ada fasilitas, dan lain sebagainya. Banyak jalan dalam menjemput rezeki dari Allah. Banyak jalan untuk menempuh pendidikan.

Karena Allah tidak akan membebani melebihi kemampuan hamba-nya

**********
Ketika cinta bertasbih nadiku
berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai
butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku
menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala
cinta
**********

Suka, duka, senang, sedih, kaya, miskin. Itu semua adalah ujian dari Allah. Ketika kita diuji, percayalah itu adalah bukti cinta Allah karena Allah masih memperhatikan hamba-nya.

#hariKetujuh


Senin, 18 Januari 2016

I Love Tea

Pagi ini Aku duduk di pinggir kasur tipis yang semakin lama semakin tak jelas bentuknya. Aku melihat di pojokan kamar ada segelas teh hangat sudah tersedia. Wah, senangnya pagi-pagi minum teh.

Sejenak Aku menghirup teh hangat itu. Seketika terasa nyaman sekujur tubuhku. Ah, nikmatnya. Terasa tenteram jiwa ini. Sedikit demi sedikit Aku meminum teh itu.

Entah mengapa Aku lebih suka teh dibandingkan kopi. Sepertinya perutku menolak diisi dengan cairan kopi. Padahal Aku suka kopi, tapi karena perut tidak mendukung yasudahlah teh menjadi pilihan.

Tahukah kamu? Indonesia menjadi produsen teh peringkat 7 sedunia. Sebagian besar kebun teh berada di daerah Jawa Barat. Jika suatu waktu Anda berkunjung ke daerah Bandung atau puncak, Anda akan disuguhi hamparan kebun teh sepanjang mata memandang.

Salah satu perkebunan teh milik BUMN yang terkenal adalah Perkebunan Teh Negara Kanaan di Ciwidey, Jawa Barat. Perkebunan ini menghasilkan teh dengan kualitas premium dengan target produksi sebanyak 36 ton per bulan. Teh dari perkebunan Negara Kanaan diekspor ke Inggris dan daerah lain. Luar biasa produk teh Indonesia ini.

Teh memiliki kandungan sebagai berikut :

1.Kafein
Tentu saja kafein yang terkandung dalam teh jauh lebih sedikit dibanding kopi.

2.Polifenol
Merupakan sejenis antioksidan bioflavonoid yang mengandung 25 kali lebih efektif dari vitamin E dan 100 kali pada vitamin C.

3.Essential Oil
Proteinnya berperan dalam pembentukan aroma pada teh.

Loh... Ko kosong gelasnya??? Jangan-jangan bocor lagi. Masa tiba-tiba tehnya habis. Yasudahlah, nanti lagi nulisnya. Lanjut aktifitas ^_^

#HariKeenam

Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2014/11/25/083526027/Pernah.Menyeruput.Teh.Terbaik.Indonesia

http://manfaat.co.id/manfaat-teh


Minggu, 17 Januari 2016

Hujan

Hari sudah larut malam. Aku merebahkan tubuh di kasur tipis yang senantiasa rela Aku tiduri setiap hari. Mata ini belum juga terpejam. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 01:00 dini hari. Tubuh ini terasa lelah setelah seharian beraktifitas.

Tik...tik...tik...
Terdengar suara rintik-rintik menyentuh atap rumahku. Ah, hujan lagi malam ini. Suara rintik semakin lama semakin besar. Dingin mulai menyeruak masuk kedalam kulit. Suara gemericik air ditambah udara dingin mampu menghipnotisku masuk kedalam dunia mimpi.

Hujan. Ya, hujan
Karunia dari sang Khalik untuk makhluk-Nya. Hujan yang mengguyur bumi mampu menghidupkan tanaman yang hampir mati, menyejukkan bumi, dan mengairi sawah ladang.

Banyak manusia yang bersyukur atas datangnya hujan. Namun tak sedikit yang mencela guyuran hujan.

Aku bukanlah manusia tanpa cela. Terkadang Akupun tak suka kehadiran hujan disaat pagi hari ketika akan berangkat menuntut ilmu. Kadang Aku kesal saat hujan turun ketika berada di perjalanan.

Namun tidak dapat Aku pungkiri, hadirnya hujan di malam hari mampu menimbulkan rasa nyaman bagi jiwa.

Rain & tea

Jumat, 15 Januari 2016

Raja Diri



************************
Jagalah raja didalam hidup kita
Karena ia adalah harta
Jagalah raja didalam hidup kita
Karena ia sumber bahagia
************************


Ada yang tau lirik lagu di atas? Tau? Ga tau? Wah, ga gaul lo. Hehehe.....
Potongan lirik di atas adalah lagu yang dinyanyikan oleh tim nasyid asal bandung bernama HAWARI. Ada orang Bandung disini? Ayo ada yang ngaku ga? Masyarakat Bandung kenal HAWARI ga nih? Kalo ga kenal berarti ga gaul. Hehehe...

HAWARI adalah tim nasyid asal Bandung yang berdiri sejak tahun 1999. Tim nasyid dengan personil A.Abdullah Nazarudin ,SE, Iman Budiman,S.Ag, Amin Fauzi,SE dan Alm. Iman Supriyady ini sudah banyak mengeluarkan lagu-lagu nasyid dengan album sejumlah 10 album. Lagu di atas sebenarnya termasuk lagu lama, judulnya adalah raja diri.

Raja diri? Apaan tuh? Raja adalah pemimpin yang mengatur, menjaga, serta mengayomi suatu wilayah. Raja diri adalah pemimpin, pengatur, penjaga diri. Ia merupakan harta yang sangat berharga dan sumber kebahagiaan. Lalu, apakah raja diri itu?


************************
Raja diri itulah hati kita
Ia sentiasa mesti dijaga
Tangan kaki dan mata itu tentaranya
Ia bekerja mengikut raja
************************


Ya, raja diri adalah hati. Rasulullah SAW bersabda,

Ingatlah, di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, baiklah anggota tubuh dan apabila ia buruk, buruk pulalah tubuh manusia. Ingatlah, segumpal daging itu adalah hati
(HR. Bukhari dan Muslim)

Segumpal daging yang sangat berpengaruh dalam diri manusia, maka harus senantiasa dijaga. Jika kita senantiasa menjaganya dengan baik, Insya Allah segala tingkah laku kita akan baik. Begitupun sebaliknya, jika kita tak mampu menjaganya maka perikehidupan dan tingkah laku kita tidak mengikuti arah yang Allah berikan. Tangan, kaki, mata, dan semua organ tubuh merupakan tentara atau pesuruh sang raja. Apapun yang diperintahkan sang raja pasti akan dituruti.


************************
Selamatnya raja selamat diri kita
Bahagia raja bahagianya kita
Deritanya raja derita kita jua
Peranan raja penting untuk kita
************************


Marilah kita berusaha senantiasa mendekatkan diri kepada Allah. Karena Allah pemilik hati manusia. Ialah yang membolak-balikkan hati. Jernihkan hati, bersihkan hati sehingga Sang Raja senantiasa berada pada jalurnya

’Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik’
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu”
(HR. Tirmidzi)


#HariKelima

Kamis, 14 Januari 2016

Kerana Cinta



**************************
Cinta itu cahaya sanubari
Kurniaan Tuhan fitrah insani
Dan dimana terciptanya cinta
Disitu rindu bermula

Cinta itu tidak pernah meminta
Tetapi memberi sepenuh rela
Rasa bahagia biarpun sengsara
Berkorban segala-gala
**************************


Pagi-pagi nonton video nasyid seru juga, mumpung masih libur Hehehehe. Kerana cinta. Ah lagu ini sarat akan makna. Lagu yang dinyanyikan oleh dua tim nasyid bernama In Team dan Mestica asal Malaysia ini mengalun begitu indah dan merdu. Membawa pikiran ini menuju satu kata yang sering diperdengarkan dewasa ini. CINTA.

CINTA. Satu kata yang terdiri dari 5 huruf namun banyak orang memiliki arti yang berbeda-beda. Ada yang mengartikan cinta adalah perasaan menyukai, menyayangi dan ingin memiliki lawan jenis. Ada yang mengartikan cinta adalah bagaimana kita mampu membahagiakan orang yang kita sayangi. Bahkan mungkin masing-masing pribadi memiliki persepsi tersendiri mengenai apa itu cinta. Begitupun dalam penggalan lagu di atas. Dalam lagu disebutkan bahwa cinta adalah kurniaan Tuhan. Ya, saya sangat setuju. Rasa cinta itu adalah anugerah terindah yang Allah berikan. Cinta itu bukanlah meminta, bukan menuntut sesuatu, melainkan memberi dengan ikhlas meskipun tanpa diminta. Betapa indahnya rasa cinta yang telah Allah karuniakan kepada makhluk-Nya



**************************
Dan jangan pula kerana bercinta
Kitapun leka entah kemana
Dan jangan pula kerana bercinta
Tergadai semua maruah agama
**************************



Ini yang berbahaya. Ketika diri ini diperdaya oleh cinta yang sebenarnya sebagian besar adalah nafsu. Dengan dalih saling cinta, banyak muda mudi memadu kasih. Dengan dalih suka sama suka, banyak pelajar yang terlena dengan nikmat hubungan pria dan wanita. Hingga terlalai sudah segala aturan agama, terlampaui sudah nilai-nilai agama, hilanglah sudah nilai dan norma kehidupan. Ya, cinta memang anugerah dari Allah. Namun Allah tidak menghendaki anugerah itu disalahartikan bahkan disalahgunakan. Ketika mulai terleka, maka timbullah malapetaka. Karena perbuatan yang kelewat batas, timbul masalah selanjutnya yaitu hamil di luar nikah. Selanjutnya apa lagi? Tindak aborsi dimana-mana. Dan masih banyak masalah-masalah lain. Semua menyalahkan cinta. Semua berasal dari cinta. Padahal cinta tidaklah salah, yang salah adalah pelaku cinta.



**************************
Cinta yang sejati
Hanya cintakan Illahi
Cinta Ayah Bonda
Tulus suci selamanya
**************************



Cinta berasal dari Allah, maka cinta yang sejati adalah cinta kepada Allah. Ketika mencintai Allah, kita tidak akan pernah rugi. Ketika merasakan cinta kepada Allah, maka kita akan menjalankan segala perintah Allah dengan tulus dan ikhlas.

Contoh cinta yang luar biasa adalah cinta orangtua kepada anak-anaknya. Mereka mencurahkan segala kasih sayang, perhatian, cinta, dan segala apa yang ada pada dirinya demi anaknya tercinta. Mereka melakukan semua itu dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharapkan balasan apapun dari anaknya.

Berkacalah pada cinta orangtua 

#HariKeempat

Rabu, 13 Januari 2016

Biasa atau Istimewa



“Bang, martabaknya satu ya”, kataku
“Biasa apa istimewa Om?”, kata mamang martabak
“Hmm..... bentar bentar”, jawabku
“Istimewa enak sih, tapi mahal. Biasa murah, tapi kurang greget”, pikirku
“Bang, ga jadi beli deh”, Halah ko malah ga jadi. Salah salah
“Bang, yang istimewa ya. Sambelnya banyakin”, Loh..... ini martabak apa bakso. Ulang ulang
“Bang, yang istimewa ya”, jawabku
“Oke Om”, jawabnya
******************************************

Berbicara mengenai biasa dan istimewa, dua hal berbeda yang mungkin sering dijumpai di kehidupan sehari hari. Mengapa muncul judul seperti ini? Entahlah, jari ini ingin menulis seperti ini, ikuti saja.

Ada satu ilustrasi yang dapat dijadikan pelajaran. Anda tahu permainan sepak bola? Anda tahu? Tidak tahu? Yasudah, anggap saja tahu ya. Hehehe....

Dalam permainan sepak bola kita dapat melihat 2 tim yang saling berhadapan. Masing-masing tim terdiri dari 11 pemain. Kalau dihitung berarti dalam satu pertandingan terdapat 22 pemain di atas lapangan. Setiap pertandingan pasti akan datang suporter dari kedua kubu yang saling bersorak sorai menyemangati tim kesayangannya.

Lalu, apa hubungannya permainan bola dengan biasa atau istimewa????

Jadi begini
Mereka yang istimewa adalah pemain yang berada di lapangan. Mengapa mereka istimewa? Karena untuk dapat terpilih untuk bermain di lapangan perlu menjalani latihan, tes, dan lain sebagainya. Ketika terpilih, maka nilai jualnya akan sangat tinggi. Banyak pemain sepak bola yang mendapatkan gaji sampai jutaan rupiah bahkan mendapat bonus jika berhasil mencetak gol. Mereka bermain dan mereka dibayar. Mereka lelah dan mereka puas. Mereka mendapat pujian dan tepuk tangan dari pendukungnya.

Sedangkan mereka yang biasa adalah penonton. Loh??? Ko bisa? Ya bisalah. Coba perhatikan. Seorang penonton perlu perjuangan keras untuk dapat menonton pertandingan dari tim kesayangannya. Ia harus mengeluarkan biaya untuk memasuki tempat pertandingan. Bahkan tidak jarang untuk memasuki tempat pertandingan harus berdesak-desakkan, saling dorong, saling sikut agar dapat lebih dahulu masuk ke stadion. Ketika pertandingan dimulai, apa yang ia lakukan? Ia berteriak, menyemangati, tak jarang menggunjing bahkan menghina jika pemain tidak bermain sesuai kehendaknya.

“Tinggal tendang doang ga bisa. G*bl*g”
“Woy, oper. Maen sendiri aje Nj*ng”
“Yang bener klo maen T*i”

Mungkin masih banyak lagi. Masih ada lagi. Ketika tim kesayangannya kalah, apa yang terjadi? Terjadi kerusuhan, pengrusakan, pembunuhan, dan sebagainya. Bukan keuntungan yang diperoleh, justru kerugian yang sangat besar.

Ketika Anda ingin menjadi orang yang istimewa, Anda akan dihadapkan dengan ujian, cobaan, masalah, dan berbagai kondisi yang tidak mengenakkan. Dan Anda berhasil melalui segala hal tersebut Insya Allah kesuksesan yang akan Anda peroleh.

Jangan menjadi orang biasa, yang kehidupannya hanya mencela orang, menggunjing orang, meremehkan orang, bahkan menghina orang lain. Padahal dirinya sendiri tidaklah lebih baik dibandingkan dengan orang lain.


Ingatlah, orang biasa jauh lebih banyak dibandingkan orang yang istimewa.

Demikian.

#HariKetiga