Menulislah

Rabu, 30 Maret 2016

Renungan Diri

Pukul 12 siang saya melajukan motor kearah gunung. Kemana lagi kalau bukan ke sekolah tercinta. Sebelumnya saya mampir dulu ke penjual mie ayam untuk mengisi perut yang mulai keroncongan.

Setelah perut full tank, saatnya "memberi makan" motor kesayangan agar tak mogok di jalan. Maklumlah motor ini sudah cukup berumur. Untuk menanjakpun perlu perjuangan yang luar biasa. Ia berkicau merdu layaknya burung yang terjepit pintu (apaan sih. Wkwkwk).

Seusai mendaki gunung melewati lembah (kayaknya ga asing sama lirik ini), sampailah saya di sekolah tercinta. Ternyata hanya ada segelintir siswa yang sedang membersihkan kelasnya. Tak berselang lama, rintik-rintik air menyerang dengan pasukan yang tak terbilang jumlahnya. Langit gelap, suara hujan membelai bumi, serta kilatan cahaya menimbulkan melodi indah nan menenteramkan jiwa.

Entahlah, rasanya suasana ini terasa begitu sejuk, tenang, tenteram, dan mampu meredam ketegangan dalam pikiran. Betapa indahnya ciptaan Allah.

Kurang lebih sudah sebulan saya berada disini, di sekolah yang terus merangkak naik. Banyak ilmu dan pengalaman yang saya rasakan selama berada disini. Mulai dari membuat dan mengantarkan dokumen ke BKD sampai mewakili sekolah untuk mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan kurikulum.

Inilah nikmat yang Allah limpahkan kepada saya. Ilmu baru yang takkan didapatkan di meja perkuliahan. Alhamdulillah....

#MenulisSetiapHari

1 komentar: