Menulislah

Rabu, 08 Juni 2016

Inikah Perpustakaan UI?

Mentari bersinar dengan indahnya. Saya mengencangkan tali sepatu ini, merapikan kemeja, memakai kacamata. Cool... Oke, cus berangkat diantar adik menuju terminal bayangan. Selanjutnya saya naik ke sebuah bus menuju Kp. Rambutan

Ya, Saya sedang dalam perjalanan menuju sebuah tempat antah berantah yang belum pernah saya datangi. Saya hendak menuju Perpustakaan UI yang berada di Depok. Berdasarkan pantauan luar angkasa (mulai gaje zzz), ada 2 metode yang dapat ditempuh, yaitu melalui jalur darat dan jalur darat (apaan sih).

Ini serius. Jalur darat pertama yaitu menggunakan kendaraan massal berupa kereta api. Sedangkan jalur darat kedua menggunakan angkutan antar kota antar provinsi bernama bus. Pada awalnya Saya akan berangkat dengan teman yang berdomisili di Pandeglang. Namun kenyataan pahit menyapa (baper hiks), ternyata doi tidak jadi ikut. Hufttt...

Sesampainya di terminal Kp. Rambutan setelah sekian masa menunggu dan menanti (lebay), Saya celingak celinguk mencari sesuatu.

"Mau kemana a?", tanya seorang mamang ojek
"Mau ke UI bang", jawab saya
"UI nya mana?", tanya sang ojek lagi
"Stasiun UI", jawab Saya
"Yaudah 70 ribu a", kata sang ojek

Whatttttt?????

"Saya naik angkot aja bang", jawab saya sambil elus-elus dompet
"Yaudah silakan. Tuh naik angkot merah", katanya

Saya hanya mengangguk dan berjalan menjauh. Kemudian Saya naik angkot nomer 19 yang selanjutnya mengantarkan diri ini menuju stasiun UI.

"Udah sampe stasiun UI a", kata mamang angkot nan baik hati
"Makasih Pa", jawab Saya sambil membayar ongkos

Kembali Saya celingak-celinguk

"Mana stasiunnya ya?", gumam saya

Saya cek hp. Ternyata sudah masuk waktu dzuhur. Eh, ada misscal dan sms.

"Udah dimana mas?", isi sms tersebut

Saya telpon deh orang tersebut.

"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam. Udah dimana mas?"
"Saya udah turun dari angkot. Kata mamangnya sih udah di stasiun UI, tapi ko ga keliatan stasiunnya ya?"
"Oh... nyebrang jalan mas. masuk lorong-lorong"
"oh gitu" (Ckckck... dasar katro)
"Mas sekarang dimana?"
"Di depan Gramedia"
"Yaudah saya jemput aja mas. Tunggu ya agak lama. 15 menitlah"
"Oke mas. Makasih ya"

Itulah potongan percakapan saya dengan mas Farid. Seorang teman yang bertemu di dumay, khususnya di sebuah grup bernama One Day One Post. Alhamdulillah Saya gak jadi anak ilang di negri orang (lebay wkwkwk)

Akhirnya setelah menunggu sekian lama Saya pun bertemu mas Farid, kemudian ia mengantarkan saya masuk ke kawasan UI. Saat memasuki UI, satu hal yang saya pikirkan.

"Ini kampus ko gede bener ya" (dasar ndeso wkwkwk)

Kami berhenti di Masjid UI untuk melaksanakan shalat dzuhur. Perjalanan dilanjutkan menuju Perpustakaan UI.

"Waw.... ini beneran perpus?", gumam Saya.

Saya dan mas Farid memasuki gedung Perpustakaan dan mengelilinginya. Alhamdulillah tidak nyasar. hehehe

Kami menaiki lift menuju lantai 2 dan melihat begitu banyak buku bertebaran disana-sini. Luarrrr biasa. Selanjutnya menuju lantai 3 dan melihat tumpukan skripsi, tesis dan disertasi. Kalau kata Romi Rafael sih "SEMPURNA".

Setelah berbingung ria mencari letak skripsi yang ingin dibaca, akhirnya kami menuju meja baca. Tak lama berdiam diri disana karena jam 3 sore perpustakaan tutup. Kami turun menuju masjid kampus dan shalat ashar.

Hari sudah sore, Saya memutuskan untuk pulang. Mas Farid mengantarkan Saya menuju Kp. Rambutan.

Itulah perjalanan Saya kemarin saat mengunjungi Perpustakaan UI. Sungguh menakjubkan. Sayangnya saat pulang Saya mengalami sakit kepala dan hanya mampu bersandar pada kursi. Sesekali berbincang dengan penumpang sebelah yang ternyata junior saya. Tak disangka-sangka.

Semoga Saya dapat mengunjungi kampus lain.

6 komentar:

  1. Wawww... Pasti saya sama ndesonya klo kesana mas, wkwkwk

    BalasHapus
  2. Wah ...
    Kapan saya bisa memasuki sebuah kampus begitu?

    BalasHapus
  3. Perpustakaan Unila ngga sebesar itu -,-

    BalasHapus
  4. Wow...brapa lantai?? 3 Ya...hmm..cuma smpe jam 3 sore...
    Mending d UIN Suka kl senin-jum'at smpe stgh 8 malem..ada 4 lantai
    #promo
    wkwkwk

    BalasHapus
  5. Jangan sampe ndeso kayak saya mba cian. wkwkwk

    Besok mas heru :)

    Sama perpus kampus saya juga ga ada apa-apanya mba an. jauuuuhhh -_-

    Ayo ke UI mba wid #promoinkampuslain

    4 lantai mba. entahlah, saya liat jadwalnya tutup jam 7 malem. mungkin karyawannya istirahat. atau selama bulan puasa buka smpe jam 3. hmm... kapan ya ke UIN?? :3

    BalasHapus