Air berderu kencang
Angin membawa serpihan air ke udara
Seketika kacamata basah
Saya berdiri di samping air terjun mungil dengan deru yang luar biasa
Tak kuasa rasanya kaki ini mendekatinya
Saya hanya mampu berdiri diantara bebatuan yang kokoh
Tak goyah oleh terpaan air
Tenang dan teguh
Layaknya perasaanku padamu
(Eh...)
Memang sepadan rasanya perjalanan jauh yang saya lalui menuju persembunyian curug ciwarijan
Tak jauh dari rumah penduduk
Namun terlihat sepi akan pengunjung
Terlihat beberapa teman bermandi riang dibawah sana.
"Kang, ga mandi tah?", tanya seorang teman
Entahlah,
Saya merasa sangat tenang hanya dengan mendengar deru air yang berebut turun dari celah bebatuan diatas sana
Bahagian sekali perasaan saya
Karena bahagia itu sederhana
Karena bahagia itu kita yang ciptakan...
BalasHapusYups... 100 buat mba cili
BalasHapus