"Nikahilah orang yang mau dengan Anda"
Sebuah kata yang terus terngiang-ngian dalam otak ini.
"Hmm... Bener juga ya", gumam saya
Dalam sebuah ceramah di PT Telkom, Kang Rendy (begitu beliau disapa) membawakan tema NIKAH ASIK. Sebuah tema yang cukup membuat gempar anak muda angkatan 90-an. Termasuk saya (maaf ini lebay. wkwk)
Bagaimana tidak. Kang Rendy menceritakan kisah hidupnya sebelum menikah.
Nama lengkapnya Rendy Saputra. Asli kota Banjar di pulau Kalimantan. Ia kuliah di jurusan Teknik Perminyakan ITB.
Pada tahun ke-3 nilai IPKnya jatuh. Ia pusing, galau, gelisah. Bagaimana mengatasi hal ini?
Kemudian ia bertanya kepada sahabat-sahabatnya.
Dan ada seorang sahabat yang berkata
"Ane liat, ente belom dewasa Ren"
"Ente belum bisa tanggungjawab"
"Ajari ane kang. Kalo perlu OSPEK ane", Kata Kang Rendy bersemangat
"Ga ada OSPEK yang paling menantang selain MENIKAH", jawab sang sahabat
Sebuah jalan baru yang terdengar di telinga.
Ya, Anda tak salah baca. Solusinya adalah MENIKAH
Dengan niat yang lurus, ia menikah sehari sebelum masuk kuliah di semester 7.
Apa dengan menikah semuanya semakin lancar dan rezeki mengalir deras??
Justru yang menderas adalah masalah. Karena menyatukan dua pikiran, kebiasaan, tradisi itu tidaklah mudah.
Namun disitulah terjadi proses pendewasaan.
Segitu dulu ya. Nanti dilanjut lagi. Hehehehe.....
Sebuah kata yang terus terngiang-ngian dalam otak ini.
"Hmm... Bener juga ya", gumam saya
Dalam sebuah ceramah di PT Telkom, Kang Rendy (begitu beliau disapa) membawakan tema NIKAH ASIK. Sebuah tema yang cukup membuat gempar anak muda angkatan 90-an. Termasuk saya (maaf ini lebay. wkwk)
Bagaimana tidak. Kang Rendy menceritakan kisah hidupnya sebelum menikah.
Nama lengkapnya Rendy Saputra. Asli kota Banjar di pulau Kalimantan. Ia kuliah di jurusan Teknik Perminyakan ITB.
Pada tahun ke-3 nilai IPKnya jatuh. Ia pusing, galau, gelisah. Bagaimana mengatasi hal ini?
Kemudian ia bertanya kepada sahabat-sahabatnya.
Dan ada seorang sahabat yang berkata
"Ane liat, ente belom dewasa Ren"
"Ente belum bisa tanggungjawab"
"Ajari ane kang. Kalo perlu OSPEK ane", Kata Kang Rendy bersemangat
"Ga ada OSPEK yang paling menantang selain MENIKAH", jawab sang sahabat
Sebuah jalan baru yang terdengar di telinga.
Ya, Anda tak salah baca. Solusinya adalah MENIKAH
Dengan niat yang lurus, ia menikah sehari sebelum masuk kuliah di semester 7.
Apa dengan menikah semuanya semakin lancar dan rezeki mengalir deras??
Justru yang menderas adalah masalah. Karena menyatukan dua pikiran, kebiasaan, tradisi itu tidaklah mudah.
Namun disitulah terjadi proses pendewasaan.
Segitu dulu ya. Nanti dilanjut lagi. Hehehehe.....

Ihh bahasan ini keren kang
BalasHapus