Teman-teman sekalian, bagaimana awal mula saya menulis? Dan apa niat awal menulis??
Sedikit membuka tabir sejarah kehidupan yang saya lalui
Saat smp, saya mempunyai sebuah diary
Whatttt??????
Cowo punya diary?????
Ppfffttt....
What's wrong??
Ga ada yang salah kan?
Ya, saya punya diary
Apa isinya?
Kepo lo. Wkwkwkw
(Sory becanda)
Diary tersebut saya bagi menjadi beberapa bagian. Pertama kaligrafi. Ya, saya latihan membuat kaligrafi. Meskipun nyontek dari kalender berisi kaligrafi sih. Tapi hasilnya lumayan bagus loh (Ini serius, ga boong)
Bagian kedua berupa kumpulan lirik lagu. Sejak sd saya sering mendengar lagu nasyid. Nah di diary itu saya menulis lirik lagu nasyid. Cukup banyak lirik yang terkumpul. Dan kafang daya nyanyikan di kelas bersama teman saat jam istirahat (Ahh indahnya saat itu).
Bagian ketiga tentang catatan harian. Ya seperti biasalah menulis hal-hal seru setiap harinya. Tapi bagian ini jarang diupdate. Hehe...
Bagian terakhir tentang puisi. Dan berhasil menelurkan sebuah karya berjudul IBU.
Namun sayang beribu sayang, buku diary itu hilang entah kemana. Entah ditelan bumi atau tenggelam di lautan dalam (maaf lebay dikit). Sampai sekarang saya belum menemukan buku itu.
Nah, dari kebiasaan itu muncul ide membuat blog saat saya memasuki bangku smk. Awalnya berisi lirik lagu. Dan kemudian terbengkalai sekian lama sampai saya bertemu dengan keluarga ODOP. Akhirnya blog itu saya buka lagi alhamdulillah sampai sekarang. Meskipun nama blognya agak alay. Maklumlah ya, namanya juga masih jadi ababil alias abg labil. Hehehe...
Lalu apa niatan saya menulis. Awalnya hanya ingin berbagi banyak hal. Mungkin Anda tahu bahwa orang pendiam itu sangat jarang berbicara dan berkomentar. Menulis inilah salah satu jalan untuk mengungkapkan rasa. Inilah yang saya lakukan.
Demikian,
Sedikit membuka tabir sejarah kehidupan yang saya lalui
Saat smp, saya mempunyai sebuah diary
Whatttt??????
Cowo punya diary?????
Ppfffttt....
What's wrong??
Ga ada yang salah kan?
Ya, saya punya diary
Apa isinya?
Kepo lo. Wkwkwkw
(Sory becanda)
Diary tersebut saya bagi menjadi beberapa bagian. Pertama kaligrafi. Ya, saya latihan membuat kaligrafi. Meskipun nyontek dari kalender berisi kaligrafi sih. Tapi hasilnya lumayan bagus loh (Ini serius, ga boong)
Bagian kedua berupa kumpulan lirik lagu. Sejak sd saya sering mendengar lagu nasyid. Nah di diary itu saya menulis lirik lagu nasyid. Cukup banyak lirik yang terkumpul. Dan kafang daya nyanyikan di kelas bersama teman saat jam istirahat (Ahh indahnya saat itu).
Bagian ketiga tentang catatan harian. Ya seperti biasalah menulis hal-hal seru setiap harinya. Tapi bagian ini jarang diupdate. Hehe...
Bagian terakhir tentang puisi. Dan berhasil menelurkan sebuah karya berjudul IBU.
Namun sayang beribu sayang, buku diary itu hilang entah kemana. Entah ditelan bumi atau tenggelam di lautan dalam (maaf lebay dikit). Sampai sekarang saya belum menemukan buku itu.
Nah, dari kebiasaan itu muncul ide membuat blog saat saya memasuki bangku smk. Awalnya berisi lirik lagu. Dan kemudian terbengkalai sekian lama sampai saya bertemu dengan keluarga ODOP. Akhirnya blog itu saya buka lagi alhamdulillah sampai sekarang. Meskipun nama blognya agak alay. Maklumlah ya, namanya juga masih jadi ababil alias abg labil. Hehehe...
Lalu apa niatan saya menulis. Awalnya hanya ingin berbagi banyak hal. Mungkin Anda tahu bahwa orang pendiam itu sangat jarang berbicara dan berkomentar. Menulis inilah salah satu jalan untuk mengungkapkan rasa. Inilah yang saya lakukan.
Demikian,
pagi pak.
BalasHapusnggak ada masalah sih cowok ada diary, kan bagus juga pak :)
Pagi.
BalasHapusYa memang ga ada masalah. Justru jarang cowok yang suka nulis diary. That's cool. Hehehe