Menulislah

Kamis, 30 Juli 2015

Istiqomah

Setiap manusia perlu berubah. Berubah ke arah yang lebih baik tentunya. Ada tantangan tersendiri ketika kita hendak berubah. Perlu adanya komitmen dan dorongan yang besar agar dapat bergerak menuju arah perubahan.

Namun ada hal lain yang juga cukup berat, yaitu istiqomah (tekun).

Ketika kita dalam proses berubah, diperlukan istiqomah sebagai penguatnya. Mengapa demikian?
Karena tanpa keistiqomahan, maka kita akan berhenti di tengah jalan.

Saya pernah membaca salah satu sabda nabi Muhammad SAW bahwa Allah menyukai suatu amalan yang terus-menerus walaupun amalan itu kecil/sederhana.

Ibarat kita akan menaiki sebuah tangga. Berubah adalah dorongan untuk melangkah menuju anak tangga pertama. Sedangkan istiqomah adalah dorongan untuk terus melangkahi anak tangga hingga ke ujung tangga.

Selasa, 14 Juli 2015

Detik terakhir

Hari berganti hari
Minggu berganti minggu
Tak terasa kini kita di penghujung bulan Ramadhan.

Bulan yang mulia, bulan penuh ampunan, bulan penuh pahala. 1 bulan yang ganjarannya sungguh luar biasa.

Sekarang mari introspeksi diri.
Sudahkah mengisi bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya?
Sudahkah mengisi bulan Ramadhan dengan perbanyak amalan-amalan?

Jika sudah, mari tingkatkan.
Jika belum, mari kita berupaya untuk mengisinya dengan maksimal.
Karena masih ada waktu untuk berubah.

Dan di hari-hari terakhir ini, mari perbanyak amalan.
Semoga kita mendapatkan malam lailatul qadar.
Aamiin...

Minggu, 12 Juli 2015

Malam part 1

Angin sepoi-sepoi ditemani bintang. Betapa indahnya.

Malam ini saya tiduran beralaskan bumi beratapkan langit. Memandangkan indahnya ciptaan Allah.

Malam...
Ciptaan Allah yang sungguh indah
Bumi diselimuti kegelapan. Namun dibalik kegelapan itu ada cahaya yang menyinari. Bulan menyinari kegelapan malam. Namun bulan tak sendiri. Ia ditemani bintang yang berkelap-kelip.

Sungguh indahnya...

Namun,
Keindahan itu sulit ditemui di kota-kota besar. Cahayanya kalah dengan terangnya lampu.

Mari syukuri keindahan Allah yang satu ini :-)

Belajar

Setiap hari, setiap detik, setiap waltu adalah proses belajar.

Ilmu Allah meliputi ayat-ayat qauliyah dan ayat-ayat kauniyah.

Kita bisa mempelajari ilmu Allah yang ada di alam sekitar kita. Dari tumbuhan, hewan, gunung, pohon, bahkan tubuh kita ini pun merupakan ayat-ayat Allah dan harus kita pelajari.

Mari bersama kita senantiasa menuntut ilmu Allah. Karena semakin kita tahu ilmu, semakin terasa kecik diri ini di hadapan Allah

Senyum

Senyum...
Suatu hal yang mudah dilakukan
Apalagi ketika kita sedang senang, bahagia, happy.
Namun sulit dilakukan ketika marah, kesal, dan lain-lain.

Tahukah sahabat bahwa senyum adalah sodaqoh?
Senyum adalah sodaqoh yang paling mudah.
Karena senyum dapat membahagiakan saudara kita.
Karena senyum dapat membuat hubungan semakin erat

Mari biasakan senyum kepada setiap orang.

"Manis wajahmu kulihat disana
Apa rahsia yang tersirat
Tapi zahirnya dapat kulihat
Mesra wajahmu dengan senyuman

Senyuman......"
By : Raihan

Jumat, 10 Juli 2015

Hati Bening

Hati...
Ia adalah seonggok daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruhnya. Jika ia buruk, maka buruklah seluruhnya.

Jagalah hati.
Jaga agar ia senantiasa bening
Jaga agar ia senantiasa bersih
Jaga agar ia senantiasa suci

Jika hati kita bening, maka akan terasa dekat dengan Allah, akan terjaga oleh Allah, dan dapat melalui hari-hari dengan hal positif dan fikiran yang positif.

Alkisah ada seorang dosen yang dikenal sangat disiplin dan tegas. Suatu hari ia mengajar di suatu kelas. Seperti biasa ia berangkat ke kelas itu 15 menit sebelum waktu masuk. Saat masuk kelas ia dikejutkan dengan kondisi kelas.
Kelas yang biasanya sudah ramai dengan mahasiswa, hari itu terlihat sepi. Hanya ada seorang mahasiswa yang terlihat tidur di meja dosen dan salah satu kakinya diletakkan di atas meja. Hal ini membuat dosen marah.

Sang dosen mendekati mahasiswa itu.
"Ehemm...", terdengar suara dosen itu.
Mahasiswa hanya membuka matanya dan melirik sang dosen. Dosen makin kesal.
"Ekhem...", suara dosen makin keras.
Mahasiswa tetap tak bergeming. Ia hanya melirik sang dosen.

Dosen dibakar amarah. Akhirnya sang dosen menendang meja hingga patah salah satu kaki meja sehingga kaki mahasiswa terjatuh.

"Awww...", teriak mahasiswa.

Tiba-tiba mahasiswa lain berlarian masuk diikuti petugas ambulans.

Setelah diselidiki, ternyata mahasiswa itu baru saja tertabrak di lahan parkir kampus dan kakinya patah. Teman-temannya memanggil bantuan, sedangkan sang mahasiswa diistirahatkan di dalam kelas.

Ini adalah buah dari hati yang kotor karena prasangka negatif.

Mari senantiasa jernihkan hati kita hingga memjadi hati bening. Sehingga tenang hati kita, damai, dan dihiasi akhlak terpuji.

Beraksi!!!!

Setiap manusia pasti memiliki keinginan, cita-cita, dan lain sebagainya.
Pertanyaannya adalah sudah sejauh mana Anda melangkah unguk mencapainya?
Selangkah?
Dua langkah?
Tiga langkah?
Atau
Jalan ditempat?

Terkadang manusia diliputi angan-angan kosong. Banyak keinginan tapi "nol" kerja. Dalam artian bahwa kita tidak bergerak untuk mencapainya, cukup dalam angan-angan saja.

Ibarat kita berada di lantai 1 suatu bangunan. Kita hendak naik ke lantai 2, tapi tidak pernah melangkah. Apa bisa sampai lantai 2? Jelas tidak bisa.

Mari mulai melangkah. Walaupun baru selangkah. Karena itu bukti bahwa kita sedang berusaha.

Entah di tengah jalan kita menemukan kesulitan, hadapi saja. Karena itu ujian dalam perjuangan.

Ibarat kita belajar sepeda, pasti pernah jatuh. Tapi jatuhnya kita bukan membuat kita menyerah. Justru membuat semakin semangat.

Mari, mulai saat ini kita beraksi. Menaiki anak tangga selangkah demi selangkah. Hadapi masalah yang timbul. Karena itu akan semakin mendewasakan diri ini.

Sukses

Apa arti sukses menurut Anda?
Apakah dengan mempunyai rumah mewah?
Apakah dengan memiliki mobil keluaran terbaru?
Apakah dengan memiliki harta yang melimpah?
Atau mungkin..
Hanya dengan memiliki rumah sederhana dan uang yang cukup untuk makan sehari-hari?

Ya,
Setiap orang memiliki persepsi berbeda-beda tentang kesuksesan.
Bagi saya, sukses adalah proses. Proses menuju apa yang sedang dituju. Maka, nikmatilah proses itu. Selama kita mampu bertahan dalam menjalani proses tersebut, sesungguhnya kita telah sukses.

Dan sukses pun memiliki dua sisi, sukses di dunia dan sukses di akhirat.
Sukses yang terpenting adalah sukses di akhirat karena ia kekal selamanya. Namun bukan berarti sukses di dunia tidak penting. Keduanya penting. Dan kita berharap semoga kita menjadi manusia-manusia yang sukses dunia akhirat. Aamiin....

Minggu, 05 Juli 2015

Cinta

Cinta....
Entah apa arti cinta
Banyak pujangga yang mencoba mengartikannya
Namun tak pernah ada yang serupa
Karena
Cinta dapat dirasakan
Namun sulit untuk diungkapkan

Cinta.....
Adalah anugerah terindah yang diciptakan oleh sang pencipta
Yang dapat dirasakan oleh hamba
Yang dapat dinikmati oleh makhluk-Nya

Cinta....
Ketika hati dilanda cinta
Akan terasa berbunga-bunga
Akan merasa begitu membara

Cinta....
Namun dengan cinta
Dapat membuat diri ini buta
Akan membuat diri ini terlena
Terjerumus ke lembah nista

Cinta...
Mari membangun cinta
Bukan jatuh cinta

Terinspirasi dari tulisan-tulisan Setia Furqon Kholid

Bersyukur

Allah memberikan begitu banyak nikmat kepada kita. Sudahkah kita bersyukur???

Sebuah hantaman yang luar biasa yang saya rasakan hari ini. Buah dari silaturahim hari ini membuka mata saya.

Silaturahim dengan teman sejawat saya pada saat ibunya sedang sakit. Apa sakitnya??? Stroke

Loh.....
Bagaimana bisa????
Padahal ga ada keturunan yang terkena stroke.
Itulah rahasia Allah.

Hal ini terjadi di hari pertama bulan Ramadhan.
Setelah sahur, ibu teman sya tidur. Saat bangun, tubuhnya sulit digerakkan. Ternyata tangan kiri dan kaki kirinya mengalami kelumpuhan.
Bagaimana bisa???
Padahal tadinya normal.
Inilah rahasia Allah.

Semoga dengan adanya cerita ini dapat menggugah hati saya. Bahwa nikmat sehat merupakan nikmat yang tak ternilai harganya. Allah bisa saja saat ini juga mencabut nikmat sehat ini. Maka dari itu, mari senantiasa mensyukuri apa yang ada.

Apapun yang menimpa seorang muslim adalah baik. Jika diberi nikmat, ia bersyukur. Jika ditimpa musibah, ia bersabar.

Jumat, 03 Juli 2015

Sempurna

Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurnya. Allah mendesain dengan sangat teliti dan enak dipandang. Coba perhatikan. Sehitam apapun kulit manusia tapi masih elok dipandang. Begitulah ciptaan Allah.

Namun, kita sebagai manusia kadang lupa. Dengan kecantikan paras, dengan kegagahan tubuh dan lain sebagainya. Terkadang kita lupa bersyukur kepada Allah.

Bahkan ada diantara manusia yang melakukan operasi plastik karena merasa tubuhnya kurang sempurna menurut pandangan dia. Astaghfirullahaladzim....

Semoga kita bisa menjadi manusia yang pandai bersyukur atas apa yang Allah anugerahkan kepada kita.

Rabu, 01 Juli 2015

ISTIQOMAH

Dalam menjalani suatu proses kehidupan, diperlukan konsisten dalam proses tersebut.

Ya.. Istiqomah.
Istiqomah adalah kata lain dari konsisten. Satu kata sederhana, namun pelaksanaannya tidak sesederhana itu.

Pasti, ketika kita berusaha merubah suatu kebiasaan atau ingin melakukan perubahan diperlukan keistiqomahan yang tinggi.
Mengapa????

Karena pasti banyak halangan dan rintangan yang menghalangi kita dalam melakukan perubahan itu.

Seperti yang saya alami saat ini. Bergabung dalam gerakan one day one post. Untuk membiasakan menulis agar blog ini tidak kosong ditinggal si empunya.

Menyenangkan memang, menarik memang. Dan saat awal mengikutinya terasa ada gelora semangat yang membara dalam diri ini. Namun rasanya bara ini semakin lama mulai meredup.
Ada apa gerangan????

Ternyata disinilah istiqomah mengambil perannya. Terus memantapkan hati agar jangan menyerah dengan keadaan, jangan menyerah dengan kemalasan, jangan menyerah dengan kesibukan.

Ayo..... SEMANGAAAAAAAATTTT....

#one_day_one_post

Tombo Ati

Sebagaimana tubuh, hati pun membutuhkan nutrisi dan energi agar dapat tetap bekerja. Nutrisinya terangkum dalam Tombo Ati.

Tombo ati adalah rumus yang begitu indah yang Allah berikan kepada manusia agar tetap menjaga hatinya untuk terus sehat dan mendapatkan suplemen yang terbaik.

1. Baca Al Qur'an dan maknanya
Ini dapat menjadi penyemangat dikala lesu, penyubur dikala hati gersang, penenang ketika hati gelisah.

2. Sholat malam dirikanlah
Salah satu cara untuk "berduaan" dengan Allah adalah shalat malam. Karena saat-saat itu adalah waktu yang sangat tepat.

3. Dzikir
Allah berfirman bahwa dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tentram

4. Perbanyak puasa
Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dari hal yang dilarang oleh Allah dan juga meningkatkan empati dengan kondisi sekitar.

5. Berkumpul dengan orang soleh
Melalui metode berkumpul bersama orang Sholeh Insya Allah kita akan senantiasa diingatkan jika berbuat salah dan menjadi penyemangat ketika sedang malas.