Menulislah

Kamis, 14 Januari 2016

Kerana Cinta



**************************
Cinta itu cahaya sanubari
Kurniaan Tuhan fitrah insani
Dan dimana terciptanya cinta
Disitu rindu bermula

Cinta itu tidak pernah meminta
Tetapi memberi sepenuh rela
Rasa bahagia biarpun sengsara
Berkorban segala-gala
**************************


Pagi-pagi nonton video nasyid seru juga, mumpung masih libur Hehehehe. Kerana cinta. Ah lagu ini sarat akan makna. Lagu yang dinyanyikan oleh dua tim nasyid bernama In Team dan Mestica asal Malaysia ini mengalun begitu indah dan merdu. Membawa pikiran ini menuju satu kata yang sering diperdengarkan dewasa ini. CINTA.

CINTA. Satu kata yang terdiri dari 5 huruf namun banyak orang memiliki arti yang berbeda-beda. Ada yang mengartikan cinta adalah perasaan menyukai, menyayangi dan ingin memiliki lawan jenis. Ada yang mengartikan cinta adalah bagaimana kita mampu membahagiakan orang yang kita sayangi. Bahkan mungkin masing-masing pribadi memiliki persepsi tersendiri mengenai apa itu cinta. Begitupun dalam penggalan lagu di atas. Dalam lagu disebutkan bahwa cinta adalah kurniaan Tuhan. Ya, saya sangat setuju. Rasa cinta itu adalah anugerah terindah yang Allah berikan. Cinta itu bukanlah meminta, bukan menuntut sesuatu, melainkan memberi dengan ikhlas meskipun tanpa diminta. Betapa indahnya rasa cinta yang telah Allah karuniakan kepada makhluk-Nya



**************************
Dan jangan pula kerana bercinta
Kitapun leka entah kemana
Dan jangan pula kerana bercinta
Tergadai semua maruah agama
**************************



Ini yang berbahaya. Ketika diri ini diperdaya oleh cinta yang sebenarnya sebagian besar adalah nafsu. Dengan dalih saling cinta, banyak muda mudi memadu kasih. Dengan dalih suka sama suka, banyak pelajar yang terlena dengan nikmat hubungan pria dan wanita. Hingga terlalai sudah segala aturan agama, terlampaui sudah nilai-nilai agama, hilanglah sudah nilai dan norma kehidupan. Ya, cinta memang anugerah dari Allah. Namun Allah tidak menghendaki anugerah itu disalahartikan bahkan disalahgunakan. Ketika mulai terleka, maka timbullah malapetaka. Karena perbuatan yang kelewat batas, timbul masalah selanjutnya yaitu hamil di luar nikah. Selanjutnya apa lagi? Tindak aborsi dimana-mana. Dan masih banyak masalah-masalah lain. Semua menyalahkan cinta. Semua berasal dari cinta. Padahal cinta tidaklah salah, yang salah adalah pelaku cinta.



**************************
Cinta yang sejati
Hanya cintakan Illahi
Cinta Ayah Bonda
Tulus suci selamanya
**************************



Cinta berasal dari Allah, maka cinta yang sejati adalah cinta kepada Allah. Ketika mencintai Allah, kita tidak akan pernah rugi. Ketika merasakan cinta kepada Allah, maka kita akan menjalankan segala perintah Allah dengan tulus dan ikhlas.

Contoh cinta yang luar biasa adalah cinta orangtua kepada anak-anaknya. Mereka mencurahkan segala kasih sayang, perhatian, cinta, dan segala apa yang ada pada dirinya demi anaknya tercinta. Mereka melakukan semua itu dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharapkan balasan apapun dari anaknya.

Berkacalah pada cinta orangtua 

#HariKeempat

9 komentar:

  1. subhanallah...nice article Kang Sae

    BalasHapus
  2. Topik yang menarik, dari dulu saya ingin menulis topiknini, tapi blm tahu mau dibawa ke arah mana

    BalasHapus
  3. Cinta....yg utama memang utk Dia...

    BalasHapus
  4. Cinta....yg utama memang utk Dia...

    BalasHapus
  5. Allah, bapak ibuk
    Hiks, terharu

    BalasHapus
  6. Allah, bapak ibuk
    Hiks, terharu

    BalasHapus
  7. Terima kasih untuk apresiasinya ^_^

    BalasHapus
  8. cinta... kata yang selalu terucap diantara kita. namun bagaimana maknanya akan berbeda setiap makhluk. kalo ti pat kai bilangnya cinta deritanya tiada akhir.hmm

    BalasHapus