Menulislah

Jumat, 15 Januari 2016

Raja Diri



************************
Jagalah raja didalam hidup kita
Karena ia adalah harta
Jagalah raja didalam hidup kita
Karena ia sumber bahagia
************************


Ada yang tau lirik lagu di atas? Tau? Ga tau? Wah, ga gaul lo. Hehehe.....
Potongan lirik di atas adalah lagu yang dinyanyikan oleh tim nasyid asal bandung bernama HAWARI. Ada orang Bandung disini? Ayo ada yang ngaku ga? Masyarakat Bandung kenal HAWARI ga nih? Kalo ga kenal berarti ga gaul. Hehehe...

HAWARI adalah tim nasyid asal Bandung yang berdiri sejak tahun 1999. Tim nasyid dengan personil A.Abdullah Nazarudin ,SE, Iman Budiman,S.Ag, Amin Fauzi,SE dan Alm. Iman Supriyady ini sudah banyak mengeluarkan lagu-lagu nasyid dengan album sejumlah 10 album. Lagu di atas sebenarnya termasuk lagu lama, judulnya adalah raja diri.

Raja diri? Apaan tuh? Raja adalah pemimpin yang mengatur, menjaga, serta mengayomi suatu wilayah. Raja diri adalah pemimpin, pengatur, penjaga diri. Ia merupakan harta yang sangat berharga dan sumber kebahagiaan. Lalu, apakah raja diri itu?


************************
Raja diri itulah hati kita
Ia sentiasa mesti dijaga
Tangan kaki dan mata itu tentaranya
Ia bekerja mengikut raja
************************


Ya, raja diri adalah hati. Rasulullah SAW bersabda,

Ingatlah, di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, baiklah anggota tubuh dan apabila ia buruk, buruk pulalah tubuh manusia. Ingatlah, segumpal daging itu adalah hati
(HR. Bukhari dan Muslim)

Segumpal daging yang sangat berpengaruh dalam diri manusia, maka harus senantiasa dijaga. Jika kita senantiasa menjaganya dengan baik, Insya Allah segala tingkah laku kita akan baik. Begitupun sebaliknya, jika kita tak mampu menjaganya maka perikehidupan dan tingkah laku kita tidak mengikuti arah yang Allah berikan. Tangan, kaki, mata, dan semua organ tubuh merupakan tentara atau pesuruh sang raja. Apapun yang diperintahkan sang raja pasti akan dituruti.


************************
Selamatnya raja selamat diri kita
Bahagia raja bahagianya kita
Deritanya raja derita kita jua
Peranan raja penting untuk kita
************************


Marilah kita berusaha senantiasa mendekatkan diri kepada Allah. Karena Allah pemilik hati manusia. Ialah yang membolak-balikkan hati. Jernihkan hati, bersihkan hati sehingga Sang Raja senantiasa berada pada jalurnya

’Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik’
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu”
(HR. Tirmidzi)


#HariKelima

4 komentar: