Tahun 2013 memang tahun yang panjang. Setelah menjadi pembicara di bulan Juni, saya harus terbang ke kabupaten Lebak pada bulan Juli untuk mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nikah. Eh bukan ding. Wkwkwkwk). Kabupaten Lebak masih berada di provinsi Banten. Ya tidak terlalu jauh. Cukup ditempuh selama 2 jam menggunakan sepeda motor.
Saya dan kawan-kawan ditempatkan di desa Cigoong Selatan. Secara sekilas desa ini sudah cukup maju. Terlihat dari infrastruktur jalan masuk ke gang desa sebagian besar sudah menggunakan conblock. Yah, alhamdulillah lokasinya cukup bagus dan tidak ada pengalaman mistis disana. Berbeda dengan dua kelompok lain yang ditempatkan tidak jauh dengan desa ini. Ada beberapa kejadian mistis disana, tapi tak perlu saya ceritakan karena ini bukan kisah horor. Hehehe....
Kelompok saya memiliki program utana berupa penyuluhan penanggulangan limbah. Pemateri merupakan seorang berpengalaman dari Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Cilegon. Masyarakat diajarkan bagaimana menanggulangi sampah organik dan non organik. Mereka praktek membuat vas menggunakan bungkus permen kopiko. Untuk sampah organik, kami diajarkan bagaimana membuat pupuk.
Bukan hanya program kerja yang dapat saya ambil hikmahnya. Tapi juga banyak hikmah dari kelompok ini. Karena saya ditunjuk menjadi ketua kelompok, saya dapat belajar bagaimana mengatur anggota, memahami karakter seseorang, memimpin rapat dan sebagainya.
Yah, meskipun saya rasa masih sangat jauh dari kata baik karena ini memang pengalaman perdana saya ditambah sifat saya yang cenderung introvert. Walhasil banyak yang kecewa dari cara saya memimpin. Tapi justru disinilah puncak dari hikmah kkn ini. Saya mengetahui dimana letak kekurangan saya, apa yang salah dari perbuatan dan ucapan saya, dan masih banyak lagi.
Hmm.... Benar-benar tahun yang panjang
#MenulisSetiapHari
KKN ???
BalasHapussaya lagi menghitung hari ni Kang Sae.
untuk KKN
kok say tertarik sama cerita mistisnya yahh ?? hemmm
BalasHapusmba fiqoh mau kkn atau sudah selesai?
BalasHapusapaan dah mas septian. ga perlu saya ceritain horornya