Sesekali saya menghirup teh panas di sudut meja kerja. Hangat terasa menjalari tubuh. Teh ini mampu membuat rasa nyaman di tengah guyuran hujan di luar sana. Ruangan ini masih terasa dingin meskipun AC dimatikan. Sepertinya hujan cukup deras.
Saya menatap layar monitor dan berkas yang menumpuk di meja. Kemudian menghirup udara dalam-dalam. Tak lupa menghirup teh yang mulai menghangat.
Entah mengapa sedari tadi saya sulit berkonsentrasi. Bahkan semalam saya tidak dapat memejamkan mata sedetikpun. Bayang-bayang ini selalu menghantui dimanapun saya berada.
"Doooooorrrrrrr"
"Innalillahi..... Eh Dek, ngagetin aja", sahut saya saat melihat siapa yang berdiri di belakang saya.
"Si Abang bengong aja. Mikirin Adek ya Bang?", tanya dia sambil mengangkat kedua alisnya
"Ah, kamu ada-ada aja Dek. Hehehe", jawab saya
"Abang mikirin apa sih? Ceritalah sama aku Bang", pintanya
"Cerita apa. Abang ga mikirin apa-apa ko", elak saya
"Eh bang bang, tau gak? Si dia ga masuk loh", jelasnya
"Eh yang bener Dek. Tau darimana kamu?", tanya saya antusias
"Ah si Abang, digoda dikit langsung semangat. Hahaha....", tawanya menggema seisi ruangan ini
"Hey, ketawamu keras kali. Mentang-mentang orang Medan suaranya keras-keras", kata saya ketus
"Maklum bang, Aku lagi bahagia", katanya
"Eh iya Bang, katanya Dia udah tunangan loh", jelasnya dengan nada serius
"Jangan bohong kau Dek", kata saya
"Benar Bang", jawabnya sambil mengangkat jari telunjuk dan tengah
Deg.....
Dia sudah tunangan????
#MenulisSetiapHari
Wahh. . Tunangan ???
BalasHapusIni ada lanjutannya?
BalasHapusSepertinya ad lanjutannya. :)
BalasHapussemoga ada lanjutannya ^_^
BalasHapus