"Duh... Panas banget ya pa", kata seorang siswa saya sambil mengipas wajahnya dengan tangan.
Hari minggu pagi saya dan beberapa siswa berencana melakukan refreshing di sebuah tempat rekreasi baru. Jam 9 kami sudah berkumpul. Sambil menunggu beberapa anak yang belum terlihat batang hidungnya, kami mengobrol dengan lawakan garing.
Setelah semua siap, kami cusss berangkat menuju lokasi. 5 menit waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi tersebut
Linggarjati Garden
Nama yang menarik dengan penawaran wahana kolam renang anak, beberapa unggas seperti angsa dan burung, dan juga fasilitas outbond, kemah, serta villa.
Kami meletakkan barang bawaan serta rehat sejenak. Tak lama anak-anak berlarian menuju suatu titik. Saya yang kepo akhirnya memperhatikan langkah mereka. Ternyata mereka menuju sebuah benda bernama trampolin.
Anda tahu trampolin?
Kalo ga tau, silakan tanya ke mbah google. Hehe....
Wajar saja mereka sangat bersemangat, karena memang sangat jarang arena rekreasi yang menyediakan benda tersebut. Sayapun sebenarnya baru pertama kali lihat. Hehe...
Oke kita lanjut.
Setelah cukup dengan bermain akhirnya kami kembali berkumpul di dekat kandang angsa. Menikmati udara sejuk ditemani kicauan angsa yang bersahutan.
Tak lama langit mulai kelam dan menitikkan air mata. Oke oke,, maksudnya air hujan. Tak lama berselang air itu mengundang temannya dengan jumlah tak terhingga yang membuat kami lari terbirit-birit.
"Dasar ya ujan, ga ngasih kode dulu", celetuk seorang siswa
"Emangnya cewek, pake kode segala", batin saya
"Padahal tadi panas banget ya Pak. Sekarang malah ujan deres. Itu gunung disana aja sampe ga keliatan saking deresnya", kata siswa yang lain
Ya, memang akhir-akhir ini cuaca mudah berubah. Kadang siangnya panas, sore hujan. Kadang pagi hujan, siang terang benderang. Atau seperti hari minggu ini, pagi sangat cerah namun tiba-tiba hujan.
Sebenarnya bukan itu masalahnya. Yang jadi masalah adalah terkadang manusia mengeluh atau ngedumel karena cuaca yang berubah-ubah. Padahal ada hikmah dibalik semua kejadian.
Mungkin Allah ingin menyuburkan tanaman yang kering dengan hujan.
Mungkin juga Allah ingin mempermudah proses fotosintesis tanaman dengan adanya panas.
Jadi. Masalah yang sesungguhnya bukanlah kondisi di sekitar kita, melainkan bagaimana kita merespon setiap kondisi atau permasalahan yang hadir.
Respon yang terbaik adalah respon positif. Karena jika kita memberikan respon positif, maka yang akan diterima adalah hal positif pula. Begitupun sebaliknya.
Mari biasakan respon positif
Sekian,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar