Menulislah

Rabu, 08 Maret 2017

Gemericik Air

Brum.... Brum.......

Motor melesat jauh melewati pohon yang rindang, mendaki gunung, melewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera. Laaaahhhh... Malah nyanyi. Wkwkwk

Ada yang tau lagu itu? Kalo tau, fix anda angkatan 90an. Hehehe

Oke lanjut ke cerita

Setelah berhasil mengabadikan pepaya-pepaya yang ranum, saya kembali ke rumah untuk bersiap menuju lokasi praktikum penjaskes. Kini saya melalui daerah perkotaan yang ramai lancar dengan cuaca bersahabat.

Saya memasuki lokasi dan terlihatlah banyak siswa yang sedang bermain air.

Ya, praktek kali ini tentang renang gaya bebas.

Apa saya ikut praktek? NO....
Menilai praktek renang? NO...
Berenang? NO...

Terus ngapain?????

Saya hanya menonton

Nonton doang? Yup...

Saya diminta menemani siswa yang sedang praktek renang dengan guru penjas didampingi oleh pasangan saya. Oke bukan pasangan sebenarnya, tapi staf saya. Katanya sih saya diminta "Menjaga Anak-anak dari marabahaya"

Akhirnya saya hanya duduk termenung seorang diri ditepi kolam renang dan ditemani gemericik air.

"Pak, ga renang tah?", tanya seorang siswa
" Udah", jawab saya singkat
"Kapan pak?", siswa saya mulai kepo
" Dulu", kata saya sambil tertawa garing

Entahlah
Saya dari rumah sudah mempersiapkan perbekalan yang cukup untuk renang. Tapi begitu sampai lokasi saya hanya duduk termenung.

Rasanya duduk saja sudah cukup bagi saya. Sambil sesekali melihat wajah siswa yang tertawa riang ditemani gemericik air yang terasa begitu menenteramkan jiwa.

Mungkin bagi orang lain, saya ini buang-buang uang saja ke kolam renag malah duduk.

Siapa bilang????

Saya disini gratis weee.... Wkwkwk

Tapi sekali lagi entahlah. Saya suda cukup puas dengan yang saya rasakan. Kedamaian ini yang saya cari.

8 Maret 2017
Di bawah pohon rindang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar