Menulislah

Senin, 11 September 2017

Belajar itu Butuh Modal

Manusia diperintahkan untuk senantiasa belajar, apapun itu. Banyak ilmu yang bertebaran di muka bumi. Untuk memahami ilmu tersebut, harus ada upaya yang besar dalam mempelajarinya. Tentu saja belajar memerlukan banyak modal. Apa saja modal yang dimaksud?

Pertama, modal niat.
Karena setiap aktifitas pasti memiliki niat atau motivasi yang menggerakkan diri. Perhatikan niat apa yang tersembunyi dalam hati saat memulai mempelajari sesuatu. Apakah benar-benar lurus ingin memahami suatu ilmu, atau ada sesuatu dibaliknya.

Kedua, modal harta.
Tidak semua ilmu dapat diperoleh secara free. Ada beberapa yang memerlukan biaya. Belilah ilmu tersebut dari ahlinya. Jangan lihat nominalnya, namun lihatlah ilmu yang diajarkan. Karena ilmu itu mahal.
Bahkan Dewa Eka Prayoga, founder Billionaire Store pernah berkata

"Jangan jadi manusia dengan mental gratisan. Jika ada biayanya, maka bayarlah. Jangan minta diskon"

Maksudnya adalah kita perlu usaha lebih untuk memperoleh ilmu. Jika harus bayar, ya bayarlah. Tapi kalau ada yang gratis, mengapa tidak.

Ketiga, modal tekun.
Dalam menapaki jalan kehidupan dan mencari ilmu perlu adanya ketekunan. Karena terkadang manusia tidak langsung paham dalam sekali belajar. Perlu adanya pengulangan, mengingat, dan memahami kembali ilmu yang dipelajari.

Demikian,

2 komentar: