Menulislah

Sabtu, 07 Oktober 2017

Untuk apa Menulis?


"Ikatlah ilmu dengan tulisan"

Begitulah kata mutiara yang sering saya dengar.
Sebuah ilmu diterima melalui indra penglihatan dan pendengaran. Ketika ilmu itu ditulis maka daya ingat akan meningkat. Jika tulisan tersebut dibagikan (share), maka orang lain akan tahu dan menjadi sebuah kebaikan bagi penulisnya (kalau tulisannya positif ya).

Bagi seorang introvert, menulis merupakan salah satu cara mengungkapkan ekspresi, pikiran, ide, semangat, kegalauan, dan segala rasa. Karena terkadang sang introvert sedikit kesulitan untuk mengungkapkan sesuatu dengan kata-kata, maka menulis adalah jalan yang tepat.

Sekarang yang menjadi masalah adalah:
Untuk apa saya menulis?

Apa agar terkenal?
Agar dikagumi si doi?
Agar dianggap calon mantu idalam oleh camer?
Ataukah ada alasan lain?

Bagi diri saya pribadi, menulis untuk menumpahkan pikiran. Namun ada bisikan lain.
"Ada yang like ga ya?"
"Ada yang komen ga ya?"

Dan saat tak ada yang like, komen terkadang semangat menulis itu sedikit memudar.
Inilah akibatnya jika menulis agar dikenal oleh orang lain. Maka perlu meluruskan niat.
Ada atau tidak yang like
Ada atau tidak yang komen
Tak menjadi masalah

Karena saya hanya ingin berbagi
Sebagai amalan jariyah bagi saya
Jika ada yang tercerahkan, Alhamdulillah
Jika tak ada yang baca, semoga menjadi pengingat diri saat alpa.

Lalu,
Apakah Anda senang menulis?
Untuk apa Anda menulis?

4 komentar: