Menulislah

Kamis, 04 Februari 2016

Layang-layang

Aku duduk di warung sayur langganan yang berada tepat di samping rel kereta api. Seketika senyumku mengembang, wajah berseri, mata membulat (belo dong wkwkwk). Terlihat anak-anak sedang bermain layang-layang di rel kereta.

Ah.... Seketika pikiranku melayang menembus ruang dan waktu. Berjalan mundur beberapa tahun silam. Aku senang bermain layang-layang bersama teman-temanku. Bahkan hampir tiap sore Aku menghabiskan waktu di lapangan depan rumah melihat sang layang terbang dengan gagahnya.

Menerbangkan layang-layang bukanlah hal yang mudah (pengalaman pribadi Hehehe). Diperlukan skill khusus untuk dapat mengendalikannya. Hal yang perlu diperhatikan yaitu :

Pertama adalah layang-layang. Perlu diketahui, layang-layang memiliki banyak bentuk. Ada yang seperti belah ketupat, pesawat, bahkan ada yang berbentuk hewan seperti burung, naga dan sebagainya. Yang harus diperhatikan adalah keseimbangan kedua sisi layang-layang. Kalau tidak seimbang maka akan sulit diterbangkan

Kedua adalah simpul pada layang-layang. Dalam membuat simpul harus diperhatikan posisi simpul dan juga keseimbangan hasil simpul. Hal ini bertujuan agar layang-layang mudah diterbangkan.

Ketiga adalah jenis benang. Hal ini penting jika Anda ingin adu layang-layang. Kalau jenis benang yang Anda pakai lemah, siap-siap saja menggigit jari. Karena Anda tidak akan menang. Hehehe....

Ada satu hikmah yang dapat diambil. Ketika Anda memiliki suatu tujuan, persiapkan segala sesuatunya baik berupa fisik, mental, dan sebagainya. Dan ketika menjalani tujuan tersebut, diperlukan keterampilan yang mumpuni sehingga mampu menghadapi rintangan dan masalah.

Terima kasih

#FebruariMembara
#Day4

Eh teng, awas nane kereta


3 komentar:

  1. Jadi ingat bertahun tahun yang silam juga nih, main layangan sampai kulit gosong. Udah tinggi eh putus terbang ke hutan. Gigit jari.. Hehehehe

    BalasHapus
  2. Jadi ingat bertahun tahun yang silam juga nih, main layangan sampai kulit gosong. Udah tinggi eh putus terbang ke hutan. Gigit jari.. Hehehehe

    BalasHapus
  3. saya pernah main layangan yg gede. maeninnya berat. udah terbang malah nyangkut kabel wkwk

    BalasHapus