Tulisan mampu memberikan angin segar bagi jiwa-jiwa yang gersang, kering kerontang, serta butuh siraman. Terutama tulisan berupa motivasi, semangat, tips, bahkan yang absurdpun mampu menimbulkan sakit perut (semoga ada yg tersinggung wkwkw).
Saya menyukai tulisan motivasi. Ada beberapa buku (hanya 3 buku. Miris). Buku pertama "ESQ" karya Ari Ginanjar Agustian, membahas tentang kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Di dunia ini tidak hanya membutuhkan IQ yang tinggi, tetapi perlu juga EQ untuk memahami emosional dan juga SQ untuk sandaran spiritual kepada sang pencipta.
Betapa banyak manusia yang pintar, namun menggunakannya untuk kepentingan pribadi tanpa menghiraukan orang lain dan tak sadar bahwa Illahi senantiasa memantaunya. Kalau penasaran dengan isi bukunya, silakan beli di toko terdekat (promosi buku rang lain. Belum punya buku sendiri wkwkw)
Buku kedua berjudul "The Power of Bisa" karya Arifin Wijaya. Dalam buku ini, kita disadarkan akan potensi diri manusia yang sangat dahsyat. Ketika manusia mengetahuinya bahkan mampu mengoptimalkan, maka sesuatu yang dirasa mustahil akan sangat mungkin terjadi.
Salah satu materi dalam buku tersebut mengenai pentingnya waktu, pernah saya tulis pada tulisan sebelumnya. Bahkan pernah saya presentasikan saat saya mengisi training motivasi di kampus tercinta (gini-gini saya pernah jadi trainer loh. Tapi sayang sekarang sedang off). Bahkan beliau membuat tantangan berjalan di atas bara api tanpa jimat apapun. Katanya jika kita yakin, kita pasti bisa. (sayangnya saya ga yakin. Dan buku itu dipinjam teman, sampai sekarang belum kembali)
Buku terakhir adalah "Insan Muda Emas". Buku ini karya dua orang penulis bernama Asep Wahidin Al Muffid dan Abdul Hakim El Hamidy. Saya memperoleh info buku ini dari grup facebook "Insan Muda Community" (bahkan saya beli jaketnya. Tapi bukunya belum selesai saya baca sampe sekarang. Hehe)
Buku ini terbagi 2 bagian. Bagian pertama yaitu mengenal potensi diri, bagian kedua memaksimalkan potensi di jalan yang benar sesuai tuntunan Illahi. Sungguh luar biasa.
Masih banyak buku-buku lain diluar sana. Banyak pula genre yang ditampilkan. Pilihlah sesuai dengan ketertarikan jiwa Anda, karena masing-masing buku memiliki penikmat layaknya kopi, ada yang suka kopi pahit, kopi susu, espresso, cappucino, dan sebagainya.
Terima kasih
#FebruariMembara
Kok aku nggak tertarik sama jenis buku selain novel ya? Hmmm
BalasHapusSetiap orang kan punya ketertarikan. kalo novel, saya cuma baca tulisan kang abik. yg lain blm. hehe
BalasHapus