Menulislah

Kamis, 31 Desember 2015

Ternyata Benar

Ternyata benar...
Konsisten itu sulit

Ternyata benar...
Membangun kebiasaan baru tak mudah

Ternyata benar...
Merubah suatu kebiasaan itu perlu kerja keras

Inilah yang saya rasakan
Ketika saya berusaha menulis, ada saja halangan dan rintangan
Memang...
Sebagian besar halangannya berasal dari diri sendiri

Entah itu malas
Jenuh
Capek
Dan banyak hal lainnya

Namun disanalah ujiannya
Disana titik balik akan ditemukan
Selama saya terus bertahan, Insya Allah akan terasa perubahannya

Bismillah.....
Mulai hari ini saya akan kembali menulis apapun rintangannya
Semoga Allah senantiasa meringankan gerak langkah ini

Aamiin.

#one_day_one_post

Sabtu, 19 September 2015

Berbagi itu Indah

Setiap manusia
Pasti memiliki kelebihan

Ya...
Setiap manusia pasti memiliki kelebihan
Baik berupa materil
Maupun non materil

Berbagi itu indah

Ada manusia yang kaya
Ada manusia yang (maaf) cacat namun memiliki kelebihan di suatu bidang
Ada manusia yang memiliki ilmu yang luas

Berbagi itu indah

Segala kelebihan maupun kekurangan yang diberikan oleh Allah
Pasti memiliki tujuan tertentu

Akan terasa indah
Jika kekayaan Anda dibagikan kepada yang membutuhkan
Akan terasa indah
Jika ilmu Anda dibagikan kepada manusia-manusia yang haus akan ilmu

Karena apapun yang kita bagikan
Tidak akan mengurangi nilai yang ada

Harta tidak akan berkurang
Melainkan keberkahan yang bertambah
Ilmu tidak akan berkurang
Melainkan semakin melekatnya hal tersebut di dalam otak, semakin dalamnya ilmu, semakin luasnya wawasan

Melalui wasilah ODOP (One Day One Post)
Kami hendak membuktikan

Bahwa
Semakin,banyak ilmu yang dibagikan
Maka ilmu itu semakin bertambah dan bertambah

Insya Allah
Semangat ODOP.......!!!!

Selasa, 15 September 2015

Pion Catur

Catur...
Sebuah papan dengan warna hitam putih yang bersebelahan
Ada dua kubu

Hitam
dan
Putih

Terdiri dari 16 pion
8 prajurit di depan
2 benteng
2 kuda
2 seluncur
Menteri dan Ratu

Apa yang menarik dari permainan ini???
Kita dituntut untuk berpikir sebelum bertindak.
Memikirkan masak-masak apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Ada satu hal yang menarik sekaligus menggelitik

Pion Prajurit

Pion dengan ukuran yang paling kecil
Kemampuannya terbatas
Terlihat lemah tak berdaya

Namun,
Jika pion ini bisa mencapai daerah pertahanan lawan,
Pion ini dapat bermetamorfosa menjadi benteng, seluncur, bahkan menteri

Hmm....
Ada filosofi yang sangat berharga

Kita ibarat pion prajurit
Yang lemah
Tak memiliki kelebihan
Bahkan mungkin direndahkan oleh orang lain

Namun,
Ketika kita mampu melangkah setapak demi setapak
Mencapai satu titik
Maka kita akan menjadi seseorang yang luar biasa
Yang mampu bermetamorfosa menjadi manusia yang lebih
Yang mampu mendongakkan kepala
Dan berkata,

Inilah SAYA
Dengan segala kelebihan SAYA

Jangan kalah dengan keadaan di hadapan Anda
Mari langkahkan kaki
Tunjukkan
Bahwa Anda adalah manusia LUAR BIASA

*Dikutip dari novel "Sepasang Kaos Kaki Hitam" dengan penjelasan yang berbeda

Senin, 14 September 2015

Kopi

Kopi...
Siapa diantara kawan semua yang tak kenal kopi?
Sepertinya semua kenal ya
Atau bahkan ada yang menjadi penggemar kopi

Wajar saja.
Karena negeri tercinta ini merupakan salah satu produsen kopi terbesar
Banyak olahan kopi di negeri ini, baik tradisional maupun modern

Bahkan,
Hampir setiap kota memiliki ciri khas kopi masing-masing

Di siang hari yang cukup cerah ini, saya ingin mencoba membuka tabir dari kopi.

Kopi...
Pada dasarnya cita rasanya pahit
Ada yang dihidangkan dengan tambahan susu, gula, dan banyak lagi

Tahukah Anda,
Kehidupan dapat diibaratkan seperti kopi

Kadang kita merasa,
Hidup ini terasa sangat pahit
Begitu banyak cobaan, rintangan, dan hambatan yang menimpa kehidupan ini

Karena begitu pahitnya sampai-sampai rasanya ingin mengakhiri hidup
Atau merasa dirinya merupakan makhluk paling malang di dunia ini

Namun,
Tahukah Anda
Dibalik segala kepahitan yang dirasakan selama ini
Ada yang menjadi gula, susu, ataupun pemanis dalam kopi yang terasa begitu getir

Ada hal-hal manis yang kita temui selama melangkahkan kaki di dunia ini
Tinggal bagaimana kita meraciknya hingga terasa pas dan nikmat.

Ingatlah!!!
Allah memberikan ujian sesuai dengan porsi manusia. Dibalik rasa pahit dan getir, ada pemanis yang menjadikan hidup ini menjadi lebih bermakna.

Semoga bermanfaat.

*dikutip dari novel "kisah 2 kamar" dengan penulisan berbeda

Senin, 07 September 2015

Malam ini...

Hari semakin malam. Semakin terasa sunyi dan sepi.

Namun..
Hati ini terasa semakin ramai tiap detiknya

Entahlah...
Rasanya banyak hal yang dipikirkan malam ini

Ada satu amanah yang belum bisa saya selesaikan sampai saat ini.

Amanah untuk bisa selesai S1 Teknik Elektro.

Hal ini bukanlah amanah ringan. Namun bukan berarti harus diberat-beratkan.

Astaghfirullah...
Sudah lebih satu tahun dari waktu yang diazzamkan.

Maafkan diri ini Ya Allah..
Karena diri ini terlena dengan waktu.

Wahai ayah dan ibu...
Maafkan anakmu ini
Yang sudah menyia-nyiakan amanahmu

Inilah goresan suara hatiku malam ini
Semoga mulai malam ini
Diri ini mampu berubah
Berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi

Semoga..

Rabu, 19 Agustus 2015

Kartu Sehat

Saat ini sedang marak-maraknya program kartu sehat.

Ya...
Kartu sehat
Atau ada juga yang menyebutkan sebagai kartu SAKTI
Dengan menggunakan kartu itu kita terbebas dari biaya pengobatan
Setiap bulannya kita diwajibkan membayar iuran sesuai golongan yang dipilih
Sedangkan bagi warga miskin, iuran ditanggung pemerintah
Begitulah kira-kira

Namun miris
Ketika mendengar berita bahwa ada anak yg mengalami penyakit bawaan dari lahir yang menghabiskan biaya ratusan juta
Namun
Kartu SAKTI tak mau menanggungnya

Contoh berita seperti yang dimuat pada metronews

"Khiren Humaira Islami, bayi yang didiagnosa menderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) dengan tipe Ventricular Septal Defect (VSD) pada sekat bilik jantung atau jantung bocor, kini harus menanggung utang ratusan juta rupiah kepada Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta.

Hal ini terjadi lantaran klaim BPJS yang diajukan oleh keluarga Khiren ditolak. Sebabnya, keluarga melewatkan satu persyaratan yaitu Surat Eligibilitas Peserta (SEP) saat pengurusan berkas jelang operasi Khiren."

Karena satu prosedur tidak dilakukan maka biaya pengobatan harus ditanggung sendiri. Terjadinya keterlambatan SEP pun karena orangtuanya tidak mengetahui ada jangka waktu untuk mengurusnya dan juga saat itu dalam kondisi panik

Entahlah
Siapa yang benar
Siapa yang salah
Yang pasti
Alangkah baiknya jika bisa saling mengerti
Antara pemerintah dengan masyarakat

Suatu program yang baik harus direncanakan dengan baik
Dan jangan lupa
Dilaksanakan dengan baik

Program ini baik
Namun bagaimana pemerintah mampu merencanakan dengan baik
Dan juga aparat-aparat yg terlibat harus melaksanakannya dengan baik

Begitu..

Rabu, 12 Agustus 2015

Pemuda yang Merdeka

Sudah cukup lama..
Ya ....
Sudah cukup lama bangsa ini merdeka
Sudah cukup lama bangsa ini terbebas dari penjajah

Namun....
Sudahkah kita mengisi kemerdekaan ini dengan benar??
Ataukah kita mengisinya dengan hal-hal yang justru memperburuk keadaan bangsa ini???

Itulah pertanyaan yang muncul di benak saya ketika genderang kemenangan mulai ditabuh dan bergema ke seantero nusantara

Satu pertanyaan yang cukup sederhana. Namun sulit dijawab dengan sebenar-benarnya.

70 tahun sudah bangsa ini merdeka.
Kalau pada manusia, usia 70 tahun merupakan usia yang cukup sepuh dengan berbagai pengalaman yang ia dapati, pahit manis kehidupan sudah ia lewati, getirnya hidup sudah ia rasakan.

Begitu pula negeri ini.
Sudah banyak pengalaman, manis dan pahit perjalanan negeri ini sudah dilalui. Maka sepatutnyalah itu menjadi pelajaran dengan harapan dapat lebih mendewasakan diri.

Lalu, apa hubungan pemuda dengan kemerdekaan???
Pemuda adalah pelanjut estafeta kepemimpinan negeri ini
Pemuda adalah penentu ke arah mana kapal ini akan melaju

Maka tak heran bahwa maju mundurnya suatu negara dapat dilihat dari perilaku/akhlak pemudanya.

Miris rasanya ketika melihat kondisi pemuda saat ini
Anak-anak SMP terlibat pergaulan bebas
Anak-anak SMA terlibat tawuran
Anak-anak SD mulai berkenalan dengan narkoba

Bagaimana nasib negeri ini 10 tahun atau 20 tahun kedepan?
Apakah semakin maju???
Ataukah semakin mundur???

Jadilah pemuda berkualitas
Yang mampu mengubah negeri ini menjadi negeri yang baik
Yang mampu mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang menjamur di negeri ini

PEMUDA
THE AGENT OF CHANGE

Minggu, 09 Agustus 2015

Potret Kota

Saat pertama datang di kota kecil ini, hanya ada beberapa rumah di perumahan ini. Sekelilingnya masing banyak ilalang dan pohon-pohon rindang. Kota ini dikelilingi bukit yang menghijau.

15 tahun berlalu, banyak perubahan drastis yang terlihat. Semakin bamyak rumah disini. Kota kecil ini yang disebut-sebut sebagai kota baja Semakin ramai dengan dibukanya perusahaan-perusahaan baru. Banyak pendatang yang bermunculan disini.

Entahlah. Kadang saya tidak habis pikir. Kota ini sangat dekat dengan gunung krakatau. Salah satu gunung berapi yang masih aktif. Namun banyak developer yang rajin membangun perusahaan disini.

Ironi memang. Ketika sebuah kota industri semakin hari semakin banyak perusahaan yang dibuka. Hal ini jelas berbanding lurus dengan polusi yang ditimbulkan.

Ya, pasti dari pihak industri sudah berusaha menetralisir limbah yang dibuang. Namun bagaimanapun juga semakin lama semakin tak enak hawa di kota ini.

Selain itu, ada satu hal lain yang benar-benar menyayat hati.

Dengan dalih sebagai jalur alternatif. Daerah perbukitan di kota ini dibelah dan dijadikan jalan umum. Yang paling menyedihkan adalah melihat hasil kerukan kendaraan berat yang meratakan sebagian bukit menjadi rata dengan tanah. Begitu mengerikan.

Sepanjang jalan saya hanya bisa menangis dalam hati. Bagaimana tidak. Disini saya melihat keserakahan manusia. Bagaimana mereka mengeruk tanah tanpa memperhitungkan ketahanan jalan yang menanjak. Bagaimana mereka mengeruk tanah sangat dekat dengan pondasi rumah warga.

Bahkan gol a gong, salah satu tokoh nasional pendiri rumah dunia pernah menuliskan sebuah tulisan di media sosial memperlihatkan begitu serakahnya manusia. Bahkan ada istilah, di kota ini kita bisa menemukan jalan seperti di film Lord of The Ring.

Diri ini hanya bisa mengelus dada. Sebegitu serakah kah manusia?
Sampai-sampai mengesampingkan sisi kemanusiaannya?
Bagaimana kondisi kota ini 10 tahin ke depan?

Semoga Allah tidak menurunkan azabnya pada kota ini. Karena bagaimanapun juga kota ini diawasi oleh gunung berapi aktif yang pada tahun 1883 meletus dan abunya sampai ke Australia.

Wallahu A'lam

Kamis, 06 Agustus 2015

Dilema Kotak Ajaib

Ada satu benda. Berbentuk kotak dengan ukuran bervariasi. Di dalamnya kita bisa melihat banyak hal. Bisa berupa manusia, hewan, tumbuhan, dan masih banyak lagi. Apakah itu???
Hayoo apa coba?

Yupss.. Itu adalah si kotak ajaib, yaitu TELEVISI (yang disingkat TV).

Seiring berkembangnya zaman, teknologi TV semakin maju pesat. Yang dahulu berbentuk tabung. Kini berupa LCD bahkan LED. Di dalamnya kita dapat memperoleh manfaat. Tapi tahukah Anda bahwa di dalamnya banyak hal yang dapat mengganggu perkembangan anak Anda?

Coba simak apa saja tayangan TV yang disuguhkan. Apa yang ada disana? Kebanyakan adalah film percintaan. Film yang tak layak ditonton oleh anak. Mungkin hal ini yang menimbulkan berita heboh bahwa ada anak SMP yang berpacaran dengan anak SD. Miris sekali.

Mengapa hal ini bisa terjadi??

Salah satu penyebabnya adalah dari tayangan televisi. Dimana pada satu film digambarkan anak SD yang saling suka dan berpacaran. Lain lagi di film lain yang menampilkan anak sekolah namun tidak pernah diperlihatkan saat-saat belajar. Yang ditonjolkan adalah kisah percintaannya.

Hal ini sangat berbahaya bagi perkembangan anak. Karena begitu intens menyaksikan tayangan seperti itu, sehingga tontonan dianggap sebuah tuntunan.

Masih SD udah pacaran itu dianggap biasa
Anak sekolah suka tawuran itu dianggap lumrah
Anak sekolah seneng keluyuran dianggap tren

Akan dibawa kemana negeri ini jika generasi muda bertingkah seenaknya?
Bukankah nasib negeri ini 10 tahun, 20 tahun ke depan tergantung bagaimana pemuda saat ini?

Mari bangun generasi muda dengan perilaku-perilaku positif.
Dimulai dari orang-orang terdekat.
Anak-anak, keponakan, sepupu, dan saudara Anda.
Sehingga kita mampu mencetak generasi muda yang unggul dan mampu membawa negeri ini ke arah yang lebih baik.

Senin, 03 Agustus 2015

Pengalaman MOS

Sejak SMP, SMK dan kuliah pasti mengadakan MOS atau OSPEK dalam rangka menyambut siswa baru. Dari semua rangkaian tersebut yang saya rasa paling berat adalah ketika memasuki bangku perkuliahan.

Di kampus saya OSPEK terbagi menjadi 3 bagian, yaitu OSPEK Universitas, Fakultas, dan Jurusan.

Seperti OSPEK pada umumnya, pasti diminta membawa barang-barang ataupun perlengkapan yang mungkin kita anggap nyleneh.

Pada OSPEK Universitas yang ditonjolkan adalah teoritis. Materi-materi yang disampaikan oleh dosen ataupun mahasiswa senior. Namun tidak melupakan nilai-nilai kedisiplinan yang selalu diingatkan oleh KOMDIS dengan bentakan-bentakannya.

Pukul 06.00 saya harus sudah berada di kampus. Karena kampus saya hanya bersebelahan kota dengan kota yang saya tempati, hanya butuh waktu 30 menit dengan menaiki bis. Namun, fakultasnya ada di kota saya. Saya pun tidak bisa berhenti tepat di depan kampus, melainkan 100 meter sebelum kampus dan harus berlari-lari masuk ke kampus diiringi bentakan-bentakan KOMDIS.

Berbeda dengan OSPEK Fakultas. Saya diharuskan memakai atribut yang menurut saya sangat nyleneh karena harus memakai topi toga dari kardus, kacamata safety, rompi karung beras, ikat pinggang tali rafia dengan kaleng softdrink uang diisi kelereng di sisi kanan dan kiri, rumbai-rumbai pada pergelangan tangan, kaki, dan pinggang, serta masker.

Kalau para pembaca melihat saya dalam kondisi seperti itu, mungkin Anda akan tertawa terbahak-bahak. Atau mungkin berpikir, ini alien dari mana??? Hehe...

Dengan atribut seperti itu yang benar-benar membuat sama malu ditambah lagi dengan waktu OSPEK yang sangat panjang. Saya harus sudah ada di kampus pukul 02.00 dan selesai pukul 20.00. Benar-benar menyita tenaga karena saat itu berada pada bulan Ramadhan. Dengan kegiatan yang sangat banyak membuat saya tidak bisa hadir di hari kedua.

Berbeda lagi dengan OSPEK jurusan. Ospek jurusan dibagi menjadi 3, pra camp, camp, dan LK.

Saat pra camp saya harus berkumpul di lapangan kampus sore hari. Ada beberapa pelatihan dan materi yang sangat bermanfaat.

Selanjutnya adalah camp. Camp dilakukan selama 3 hari 2 malam di bumi perkemahan Bandung. Perlu banyak persiapan termasuk persiapan fisik dan perbekalan. Tak lupa juga persiapan mental. Karena pada malam kedua setelah shalat Isya saya dan kelompok harus berjalan menyusuri bukit menuju post-post yang sudah ditentukan. Dan isi yang saya dapat hanyalah ocehan, omelan, dan bentakan di telinga saya. Semalaman berjalan menyusuri hutan ditambah omelan di setiap post hingga sampailah di tenda menjelang subuh. Benar-benar melelahkan.

Setelah mengikuti camp, masih ada satu lagi yang harus dilalui yaitu LK atau Latihan Kepemimpinan. Kali ini dilaksanakan di lapangan yang berada di komplek sekitar kampus. Lebih banyak teori yang saya dapatkan pada acara itu.

Sehingga, kalau dihitung-hitunv berarti saya melalui serangkaian acara OSPEK sebanyak 5 kali. Waw!!! Fantastis bukan.

Hal yang dapat saya ambil adalah dalam setiap proses ospek pasti ada bentakan-bentakan. Terlebih pada ospek Fakultas dan Jurusan. Saya pernah mendengar, mengapa harus ada bentakan-bentakan.
"Karena kita anak teknik, jangan lembek. Harus kuat mentalnya", kata salah seorang senior.

Hmm.. Entahlah.
Namun saya kurang setuju dengan hal itu. Mendidik mental tidak melulu harus dengan bentakan bahkan hinaan. Bukankah lebih menyenangkan mendidik mental dengan perbuatan santun nan terpuji?

Saya tidak memungkiri banyak nilai positif yang saya dapatkan dalam kegiatan OSPEK, namun ada baiknya tindakan dan perilaku kasar segera dihilangkan. Agar semakin terlihat bahwa akhlak dan perilaku dari tiap-tiap manusia mencerminkan sikap yang positif. Sehingga negara ini dapat terus berkembang karena adanya pemuda yang mampu menunjukkan jati diri yang baik.

Kamis, 30 Juli 2015

Istiqomah

Setiap manusia perlu berubah. Berubah ke arah yang lebih baik tentunya. Ada tantangan tersendiri ketika kita hendak berubah. Perlu adanya komitmen dan dorongan yang besar agar dapat bergerak menuju arah perubahan.

Namun ada hal lain yang juga cukup berat, yaitu istiqomah (tekun).

Ketika kita dalam proses berubah, diperlukan istiqomah sebagai penguatnya. Mengapa demikian?
Karena tanpa keistiqomahan, maka kita akan berhenti di tengah jalan.

Saya pernah membaca salah satu sabda nabi Muhammad SAW bahwa Allah menyukai suatu amalan yang terus-menerus walaupun amalan itu kecil/sederhana.

Ibarat kita akan menaiki sebuah tangga. Berubah adalah dorongan untuk melangkah menuju anak tangga pertama. Sedangkan istiqomah adalah dorongan untuk terus melangkahi anak tangga hingga ke ujung tangga.

Selasa, 14 Juli 2015

Detik terakhir

Hari berganti hari
Minggu berganti minggu
Tak terasa kini kita di penghujung bulan Ramadhan.

Bulan yang mulia, bulan penuh ampunan, bulan penuh pahala. 1 bulan yang ganjarannya sungguh luar biasa.

Sekarang mari introspeksi diri.
Sudahkah mengisi bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya?
Sudahkah mengisi bulan Ramadhan dengan perbanyak amalan-amalan?

Jika sudah, mari tingkatkan.
Jika belum, mari kita berupaya untuk mengisinya dengan maksimal.
Karena masih ada waktu untuk berubah.

Dan di hari-hari terakhir ini, mari perbanyak amalan.
Semoga kita mendapatkan malam lailatul qadar.
Aamiin...

Minggu, 12 Juli 2015

Malam part 1

Angin sepoi-sepoi ditemani bintang. Betapa indahnya.

Malam ini saya tiduran beralaskan bumi beratapkan langit. Memandangkan indahnya ciptaan Allah.

Malam...
Ciptaan Allah yang sungguh indah
Bumi diselimuti kegelapan. Namun dibalik kegelapan itu ada cahaya yang menyinari. Bulan menyinari kegelapan malam. Namun bulan tak sendiri. Ia ditemani bintang yang berkelap-kelip.

Sungguh indahnya...

Namun,
Keindahan itu sulit ditemui di kota-kota besar. Cahayanya kalah dengan terangnya lampu.

Mari syukuri keindahan Allah yang satu ini :-)

Belajar

Setiap hari, setiap detik, setiap waltu adalah proses belajar.

Ilmu Allah meliputi ayat-ayat qauliyah dan ayat-ayat kauniyah.

Kita bisa mempelajari ilmu Allah yang ada di alam sekitar kita. Dari tumbuhan, hewan, gunung, pohon, bahkan tubuh kita ini pun merupakan ayat-ayat Allah dan harus kita pelajari.

Mari bersama kita senantiasa menuntut ilmu Allah. Karena semakin kita tahu ilmu, semakin terasa kecik diri ini di hadapan Allah

Senyum

Senyum...
Suatu hal yang mudah dilakukan
Apalagi ketika kita sedang senang, bahagia, happy.
Namun sulit dilakukan ketika marah, kesal, dan lain-lain.

Tahukah sahabat bahwa senyum adalah sodaqoh?
Senyum adalah sodaqoh yang paling mudah.
Karena senyum dapat membahagiakan saudara kita.
Karena senyum dapat membuat hubungan semakin erat

Mari biasakan senyum kepada setiap orang.

"Manis wajahmu kulihat disana
Apa rahsia yang tersirat
Tapi zahirnya dapat kulihat
Mesra wajahmu dengan senyuman

Senyuman......"
By : Raihan

Jumat, 10 Juli 2015

Hati Bening

Hati...
Ia adalah seonggok daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruhnya. Jika ia buruk, maka buruklah seluruhnya.

Jagalah hati.
Jaga agar ia senantiasa bening
Jaga agar ia senantiasa bersih
Jaga agar ia senantiasa suci

Jika hati kita bening, maka akan terasa dekat dengan Allah, akan terjaga oleh Allah, dan dapat melalui hari-hari dengan hal positif dan fikiran yang positif.

Alkisah ada seorang dosen yang dikenal sangat disiplin dan tegas. Suatu hari ia mengajar di suatu kelas. Seperti biasa ia berangkat ke kelas itu 15 menit sebelum waktu masuk. Saat masuk kelas ia dikejutkan dengan kondisi kelas.
Kelas yang biasanya sudah ramai dengan mahasiswa, hari itu terlihat sepi. Hanya ada seorang mahasiswa yang terlihat tidur di meja dosen dan salah satu kakinya diletakkan di atas meja. Hal ini membuat dosen marah.

Sang dosen mendekati mahasiswa itu.
"Ehemm...", terdengar suara dosen itu.
Mahasiswa hanya membuka matanya dan melirik sang dosen. Dosen makin kesal.
"Ekhem...", suara dosen makin keras.
Mahasiswa tetap tak bergeming. Ia hanya melirik sang dosen.

Dosen dibakar amarah. Akhirnya sang dosen menendang meja hingga patah salah satu kaki meja sehingga kaki mahasiswa terjatuh.

"Awww...", teriak mahasiswa.

Tiba-tiba mahasiswa lain berlarian masuk diikuti petugas ambulans.

Setelah diselidiki, ternyata mahasiswa itu baru saja tertabrak di lahan parkir kampus dan kakinya patah. Teman-temannya memanggil bantuan, sedangkan sang mahasiswa diistirahatkan di dalam kelas.

Ini adalah buah dari hati yang kotor karena prasangka negatif.

Mari senantiasa jernihkan hati kita hingga memjadi hati bening. Sehingga tenang hati kita, damai, dan dihiasi akhlak terpuji.

Beraksi!!!!

Setiap manusia pasti memiliki keinginan, cita-cita, dan lain sebagainya.
Pertanyaannya adalah sudah sejauh mana Anda melangkah unguk mencapainya?
Selangkah?
Dua langkah?
Tiga langkah?
Atau
Jalan ditempat?

Terkadang manusia diliputi angan-angan kosong. Banyak keinginan tapi "nol" kerja. Dalam artian bahwa kita tidak bergerak untuk mencapainya, cukup dalam angan-angan saja.

Ibarat kita berada di lantai 1 suatu bangunan. Kita hendak naik ke lantai 2, tapi tidak pernah melangkah. Apa bisa sampai lantai 2? Jelas tidak bisa.

Mari mulai melangkah. Walaupun baru selangkah. Karena itu bukti bahwa kita sedang berusaha.

Entah di tengah jalan kita menemukan kesulitan, hadapi saja. Karena itu ujian dalam perjuangan.

Ibarat kita belajar sepeda, pasti pernah jatuh. Tapi jatuhnya kita bukan membuat kita menyerah. Justru membuat semakin semangat.

Mari, mulai saat ini kita beraksi. Menaiki anak tangga selangkah demi selangkah. Hadapi masalah yang timbul. Karena itu akan semakin mendewasakan diri ini.

Sukses

Apa arti sukses menurut Anda?
Apakah dengan mempunyai rumah mewah?
Apakah dengan memiliki mobil keluaran terbaru?
Apakah dengan memiliki harta yang melimpah?
Atau mungkin..
Hanya dengan memiliki rumah sederhana dan uang yang cukup untuk makan sehari-hari?

Ya,
Setiap orang memiliki persepsi berbeda-beda tentang kesuksesan.
Bagi saya, sukses adalah proses. Proses menuju apa yang sedang dituju. Maka, nikmatilah proses itu. Selama kita mampu bertahan dalam menjalani proses tersebut, sesungguhnya kita telah sukses.

Dan sukses pun memiliki dua sisi, sukses di dunia dan sukses di akhirat.
Sukses yang terpenting adalah sukses di akhirat karena ia kekal selamanya. Namun bukan berarti sukses di dunia tidak penting. Keduanya penting. Dan kita berharap semoga kita menjadi manusia-manusia yang sukses dunia akhirat. Aamiin....

Minggu, 05 Juli 2015

Cinta

Cinta....
Entah apa arti cinta
Banyak pujangga yang mencoba mengartikannya
Namun tak pernah ada yang serupa
Karena
Cinta dapat dirasakan
Namun sulit untuk diungkapkan

Cinta.....
Adalah anugerah terindah yang diciptakan oleh sang pencipta
Yang dapat dirasakan oleh hamba
Yang dapat dinikmati oleh makhluk-Nya

Cinta....
Ketika hati dilanda cinta
Akan terasa berbunga-bunga
Akan merasa begitu membara

Cinta....
Namun dengan cinta
Dapat membuat diri ini buta
Akan membuat diri ini terlena
Terjerumus ke lembah nista

Cinta...
Mari membangun cinta
Bukan jatuh cinta

Terinspirasi dari tulisan-tulisan Setia Furqon Kholid

Bersyukur

Allah memberikan begitu banyak nikmat kepada kita. Sudahkah kita bersyukur???

Sebuah hantaman yang luar biasa yang saya rasakan hari ini. Buah dari silaturahim hari ini membuka mata saya.

Silaturahim dengan teman sejawat saya pada saat ibunya sedang sakit. Apa sakitnya??? Stroke

Loh.....
Bagaimana bisa????
Padahal ga ada keturunan yang terkena stroke.
Itulah rahasia Allah.

Hal ini terjadi di hari pertama bulan Ramadhan.
Setelah sahur, ibu teman sya tidur. Saat bangun, tubuhnya sulit digerakkan. Ternyata tangan kiri dan kaki kirinya mengalami kelumpuhan.
Bagaimana bisa???
Padahal tadinya normal.
Inilah rahasia Allah.

Semoga dengan adanya cerita ini dapat menggugah hati saya. Bahwa nikmat sehat merupakan nikmat yang tak ternilai harganya. Allah bisa saja saat ini juga mencabut nikmat sehat ini. Maka dari itu, mari senantiasa mensyukuri apa yang ada.

Apapun yang menimpa seorang muslim adalah baik. Jika diberi nikmat, ia bersyukur. Jika ditimpa musibah, ia bersabar.

Jumat, 03 Juli 2015

Sempurna

Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurnya. Allah mendesain dengan sangat teliti dan enak dipandang. Coba perhatikan. Sehitam apapun kulit manusia tapi masih elok dipandang. Begitulah ciptaan Allah.

Namun, kita sebagai manusia kadang lupa. Dengan kecantikan paras, dengan kegagahan tubuh dan lain sebagainya. Terkadang kita lupa bersyukur kepada Allah.

Bahkan ada diantara manusia yang melakukan operasi plastik karena merasa tubuhnya kurang sempurna menurut pandangan dia. Astaghfirullahaladzim....

Semoga kita bisa menjadi manusia yang pandai bersyukur atas apa yang Allah anugerahkan kepada kita.

Rabu, 01 Juli 2015

ISTIQOMAH

Dalam menjalani suatu proses kehidupan, diperlukan konsisten dalam proses tersebut.

Ya.. Istiqomah.
Istiqomah adalah kata lain dari konsisten. Satu kata sederhana, namun pelaksanaannya tidak sesederhana itu.

Pasti, ketika kita berusaha merubah suatu kebiasaan atau ingin melakukan perubahan diperlukan keistiqomahan yang tinggi.
Mengapa????

Karena pasti banyak halangan dan rintangan yang menghalangi kita dalam melakukan perubahan itu.

Seperti yang saya alami saat ini. Bergabung dalam gerakan one day one post. Untuk membiasakan menulis agar blog ini tidak kosong ditinggal si empunya.

Menyenangkan memang, menarik memang. Dan saat awal mengikutinya terasa ada gelora semangat yang membara dalam diri ini. Namun rasanya bara ini semakin lama mulai meredup.
Ada apa gerangan????

Ternyata disinilah istiqomah mengambil perannya. Terus memantapkan hati agar jangan menyerah dengan keadaan, jangan menyerah dengan kemalasan, jangan menyerah dengan kesibukan.

Ayo..... SEMANGAAAAAAAATTTT....

#one_day_one_post

Tombo Ati

Sebagaimana tubuh, hati pun membutuhkan nutrisi dan energi agar dapat tetap bekerja. Nutrisinya terangkum dalam Tombo Ati.

Tombo ati adalah rumus yang begitu indah yang Allah berikan kepada manusia agar tetap menjaga hatinya untuk terus sehat dan mendapatkan suplemen yang terbaik.

1. Baca Al Qur'an dan maknanya
Ini dapat menjadi penyemangat dikala lesu, penyubur dikala hati gersang, penenang ketika hati gelisah.

2. Sholat malam dirikanlah
Salah satu cara untuk "berduaan" dengan Allah adalah shalat malam. Karena saat-saat itu adalah waktu yang sangat tepat.

3. Dzikir
Allah berfirman bahwa dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tentram

4. Perbanyak puasa
Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dari hal yang dilarang oleh Allah dan juga meningkatkan empati dengan kondisi sekitar.

5. Berkumpul dengan orang soleh
Melalui metode berkumpul bersama orang Sholeh Insya Allah kita akan senantiasa diingatkan jika berbuat salah dan menjadi penyemangat ketika sedang malas.

Selasa, 30 Juni 2015

Dua Sisi

Allah menciptakannya semua hal berpasangan. Ada siang, ada malam. Ada laki-laki, ada perempuan. Ada baik, ada buruk. Dan masih banyak lagi.

Antara baik dan buruk, Allah tidak pernah memaksakan manusia untuk memilih. Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk melakukan apa yang mereka mau. Tapi ingat, segala sesuatunya pasti ada konsekuensi. Ada balasan bagi setiap perilaku dan perbuatan yang dilakukan selama ini.

Mari senantiasa membiasakan diri berbuat kebajikan. Dan semoga Allah memanggil kita dalan kondisi khusnul khotimah

Senin, 29 Juni 2015

Persiapan

Dalam menghadapi suatu hal, kita harus memiliki persiapan. Persiapan itu dapat berupa persiapan fisik maupun mental.

Sama halnya seperti yang hari ini saya lalui. Dalam menjalani UAS perlu ada persiapan, baik persiapan fisik, mental, dan lainnya.

Persiapan fisik dibutuhkan agar saat menjalani UAS diusahakan jangan sampai sakit. Karena jika sakit, pasti akan mengganggu.

Persiapan mentalpun perlu, agar dalam menjalani UAS kita siap menghadapi segala kemungkinan.

Persiapan lain yang perlu adalah penguasaan materi agar dapat menyelesaikan pertanyaan dengan baik.

Hal lain yang penting adalah kejujuran. Ini yang terkadang sulit dilakukan. Sudah menjadi rahasia umum, kebiasaan mencontek saat ujian itu sangat sering terjadi. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Apakah ikut mencontek? Atau tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran.

Keputusan ada di tangan Anda.

Minggu, 28 Juni 2015

MOH LIMO

Sunan Ampel pernah berwasiat untuk meninggalkan MOH LIMO.

1. Moh Main. Artinya tidak akan berjudi. Hal ini jelas harus ditinggalkan, karena judi adalah perbuatan syetan. Judi dapat menjadi candu dan membuat pemainnya tidak mau berhenti sebelum mendapatkan keuntungan yang melimpah.

2. Moh Mabok. Artinya tidak akan mabuk-mabukan. Hal ini pun jelas harua ditinggalkan, karena minuman memabukkan dapat merusak jaringan syaraf pada otak manusia. Orang dalam pengaruh minuman keras dapat melakukan perbuatan-perbuatan tercela karena dalam kondisi tidak sadar

3. Moh Maling. Artinya tidak akan mencuri. Kebiasaan mencuri harus ditinggalkan. Mencuri ini bisa berupa korupsi, suap menyuap dan lain-lain. Jika perilaku mencuri ino menjadi kebiasaan maka akan hancurlah tatanan kehidupan masyarakat.

4. Moh Madat. Artinya tidak akan candu atau narkoba. Hal ini serupa dengan mabuk-mabukan, karena narkoba dapat mengakibatkan seseorang kehilangan kesadaran dan juga menyebabkan kecanduan.

5. Moh Madon. Artinya tidak akan berzina. Berzina merupakan salah satu dosa besar yang harua ditinggalkan.

Mari kita bersama-sama berusaha meninggalkan kelima hal di atas.

Jumat, 26 Juni 2015

WAKTU

"Jika ingin tahu pentingnya waktu setahun, tanyakan pada anak yang tidak naik kelas.
Jika ingin tahu pentingnya waktu sebulan, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
Jika ingin tahu pentingnya waktu seminggu, tanyakan pada editor majalah mingguan.
Jika ingin tahu pentingnya waktu sejam, tanyakan orang yang sedang menunggu.
Jika ingin tahu pentingnya waktu semenit, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat.
Jika ingin tahu pentingnya waktu sedetik, tanyakan pada orang yang terhindar dari kecelakaan.
Jika ingin tahu pentingnya waktu semilidetik, tanyakan pada peraih medali perak olimpiade."

Begitulah tulisan bapak Johanes Arifin Wijaya pada bukunya "The Power of Bisa". Beliau menggambarkan betapa pentingnya waktu bagi manusia. Jangankan waktu yang lama, bahkan waktu yang paling singkat sekalipun sangatlah berharga.

Dalam Al-Qur'an Allah sudah menggambarkan betapa pentingnya waktu.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang beriman, beramal soleh, nasehat-menasehati dalam hal kebenaran dan nasehat-menasehati dal hal kesabaran" Qs. Al-Ashr : 1-3

Allah memberikan gambaran, bahwa manusia itu merugi karena telah menyia-nyiakan waktu. Kecuali mereka yang beriman, beramal soleh dan saling menasehati.

Aa Gym pernah menyebutkan bahwa kian hari, kian berkurang jatah hidup kita si dunia. Sebodoh-bodoh manusia adalah yang diberi modal, namun dihamburkan sia-sia. Sebodoh-bodoh manusia adalah yang diberi waktu, namun waktunya dihamburkan sia-sia.

Mari kita optimalkan waktu yang masih tersisa. Sebelum malaikat maut menjemput nyawa kita.

BERUBAH

Dalam perjalanan hidup manusia pasti akan mengalami perubahan. Baik perubahan fisik, suara, pola pikir, dan lain-lain.

Bagaimana kita menyikapi segala perubahan yang terjadi?
Tentu, perubahan itu harus dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena manusia adalah makhluk sempurna. Segala apa yang ada pada dirinya pasti memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing

Rabu, 24 Juni 2015

Kisah Tukang Kayu

Alkisah ada seorang tukang kayu yang tinggal di suatu desa terpencil. Setiap hari ia ke hutan untuk menebang pohon dan dijadikan pohon itu potongan-potongan kecil. Potongan-potongan kayu itu kemudian dijual ke pasar.

Suatu hari, seperti biasa pagi harinya ia pergi ke hutan. Namun, pagi hari itu terlihat berbeda. Sang tukang kayu terlihat sibuk kesana kemari dan kebingungan. Ternyata kapak yang biasa ia gunakan menghilang entah kemana. Ia masih ingat tempat biasa meletakkan kapak itu, tapi pagi itu dia tidak menemukannya. Berjam-jam ia mencarinya di sekitar rumah namun hasilnya tetap nihil.

Ketika itu ia melihat tetangganya yang sama profesinya dengan sang tukang kayu. Timbul prasangka negatif di fikirannya.
"Jangan-jangan dia yang ambil kapak saya", fikir sang tukang kayu.
Sang tukang kayu berpikiran hendak memarahi tetangganya itu.

Sang istri yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik suaminya tiba-tiba menyapanya
"pa, lagi cari apa toh? Ko gelisah banget dari tadi?"
Kata-kata istrinya itu membuyarkan lamunan sang tukang kayu
"ini loh bu, bapak lagi nyari kapak bapak. Ko ga ada ya? Kan biasanya bapak taruh disini", kata sang tukang kayu.
"oh, nyariin kapak toh. Itu kapaknya ibu taruh di dapur. Soalnya takut ilang kalo taruh di luar", sahut istrinya.
Seketika itu juga sang tukang kayu beristighfar. "Astaghfirullah..."

Saudaraku, terkadang kita dibutakan oleh prasangka negatif yang muncul dalam fikiran. Dan prasangka itu mendominasi fikiran sehingga tidak dapat berfikir jernih. Dan yang menjadi korbannya siapa?? Korbannya adalah orang lain.

Mari biasakan berfikir positif. Khusnudzon kepada orang lain, khusnudzon kepada Allah. Sehingga hidup ini terasa lebih bermakna dan tenang tanpa adanya prasangka buruk yang merusak fikiran manusia.

Selasa, 23 Juni 2015

Persiapan

Ga kerasa udah mulai UAS lgi. Persiapkan diri. Mudah-mudahan semester ini IPK nya naik. Aamiin....

Dah ga sabar pengen lulus. Hehe
Persiapan UAS, persiapan proposal skripsi, persiapan skripsi.
Insya Allah semoga semuanya lancar.

Tetap semangat!!!!! Terus semangat!!!

Senin, 22 Juni 2015

Hadapi Masalah

Setiap hari, setiap menit, setiap detik pasti kita akan menghadapi masalah. Dan hal itu pasti akan hadir di hadapan kita. Lalu, bagaimana respon kita ketika dihadapkan dengan masalah???? Apa yang harus dilakukan???

Rumusnya adalah H2N.
Apa H2N itu?

HADAPI
Ketika dihadapkan dengan masalah rumus pertama adalah Hadapi. Kumpulkan seluruh keberanian dan hadapi semua itu tanpa keraguan.

HAYATI
Pelajari apa masalah tersebut dengan seksama sehingga kita mengetahui apa akar masalahnya dan bagaimana cara menyelesaikannya.

NIKMATI
Nikmati proses dalam menghadapi masalah. Karena dalam proses itu pasti ada hikmah yang sangat bermanfaat

Jangan terbebani karena hadirnya masalah. Karena dengan adanya masalah justru akan memperkuat mental, mempertajam fikiran, dan menambah pengalaman.

Minggu, 21 Juni 2015

Cermin

Ketika Anda menghadap cermin apa yang terlihat disana? Apakah orang lain yang muncul? Ataukah diri Anda sendiri? Pastilah yang muncul adalah bayangan diri Anda sendiri.

Apa yang paling mencolok disana? Apakah wajah Anda yang cantik atau ganteng? Tubuh yang ramping atau kekar? Tubuh yang tinggi semampai? Dll?
Tapi pernahkah kita melihat dari sisi yang berbeda?

Perhatikan wajah Anda. Apakah wajah cantik atau ganteng itu membuat semakin rendah hati atau malah meninggikan hati dengan kesombongan?
Perhatikan tangan Anda. Apakah sering digunakan untuk melakukan kebaikan atau keburukan?
Perhatikan kaki Anda. Apakah sering melangkah ke tempat-tempat bermanfaat atau ke tempat maksiat?

Mari sejenak kita renungkan sejenak, apakah selama ini hanya kecantikan fisik saja yang kita perhatikan tanpa memperhatikan kecantikan hati dan akhlak?

Kecantikan fisik dapat menipu dan hanya sementara, sedangkan kecantikan hati akan abadi.

Mari jernihkan hati kita, perhalus akhlak kita, dan perbaiki tingkah laku kita. Sehingga tidak hanya fisik yang baik, tapi yang terpenting yang ada di dalam fisik itu.

Sabtu, 20 Juni 2015

Alya

Hasna Alyatul Muslimah... Nama yang sangat cantik.

Hmm... Emang sih cantik, tapi sikapnya itu looh duh ga nahaaaaaannn.. Hehe

Keponakan saya yang satu ini usianya tahun ini menginjak 4 tahun dan insya Allah akan masuk TK.

Dari kecil sudah terlihat kecerdasannya, pinter ngomong, lucu, dan jailnya yang ga ketulungan. Hehe

Semoga dirimu kelak menjadi muslimah yang tangguh dan cerdas Alya. Aamiin....

Jumat, 19 Juni 2015

Kejadian Tak Terduga

Malam ini saya termenung. Masih terngiang kabar dini hari tadi yang mengejutkan. Dini hari sekitar pukul 3:30 hp saya berdering. Ada notifikasi masuk dari grup WhatsApp. "Hmm...rame jga nih pagi-pagi, tumben", pikir saya. Ketika dibuka, benar-benar membuat terkejut. "sob, beneran si Indra meninggal?", posting awal teman kuliah sya. Sontak membuat sya kaget bukan main. "bener sob, dia kecelakaan pas selesai mukar(musyawarah kaderisasi) trus di rawat di RS", sahut teman saya yang lain. " jatoh dmana sob?", "deket perumahan x bray", Percakapan trus berlanjut sampai tadi sore. Benar-benar tidak terduga. Almarhum adalah junior saya dan 2 tingkat di bawah saya. Secara usia dia di bawah saya. Dan sekarang ini menjelang UAS. Hmm... Ternyata memang benar rezeki, jodoh, dan maut adalah rahasia Allah. Kapan, dimana, dalam kondisi apa, di usia berapa, dll tidak ada yang tahu dan memperdiksi. Ini menjadi renungan bagi diri saya pribadi dan semoga menjadi pengingat bagi sahabat pembaca, bahwa kita patut bersyukur karena sampai hari ini masih diberikan kesempatan untuk menghirup oksigen yang Allah berikan secara gratis, kita masih mampu melihat dunia yang penuh dengan warna, kita masih mampu menggerakan kaki dan tangan sehingga mampu berjalan dan beraktivitas seperti biasanya, serta begitu banyak nikmat Allah yang tidak terhitung. Mari persiapkan diri sebelum malaikat maut menjemput. Karena malaikat maut menjemput dengan tiba-tiba tanpa melihat apakah kita siap atau tidak. Semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah... Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah wahai saudaraku. Insya Allah kami akan mendo'akanmu yang terbaik dan suatu saat kami akan menyusulmu.

Kejadian Tak Terduga

Malam ini saya termenung. Masih terngiang kabar dini hari tadi yang mengejutkan. Dini hari sekitar pukul 3:30 hp saya berdering. Ada notifikasi masuk dari grup WhatsApp. "Hmm...rame jga nih pagi-pagi, tumben", pikir saya. Ketika dibuka, benar-benar membuat terkejut. "sob, beneran si Indra meninggal?", posting awal teman kuliah sya. Sontak membuat sya kaget bukan main. "bener sob, dia kecelakaan pas selesai mukar(musyawarah kaderisasi) trus di rawat di RS", sahut teman saya yang lain. " jatoh dmana sob?", "deket perumahan x bray", Percakapan trus berlanjut sampai tadi sore. Benar-benar tidak terduga. Almarhum adalah junior saya dan 2 tingkat di bawah saya. Secara usia dia di bawah saya. Dan sekarang ini menjelang UAS. Hmm... Ternyata memang benar rezeki, jodoh, dan maut adalah rahasia Allah. Kapan, dimana, dalam kondisi apa, di usia berapa, dll tidak ada yang tahu dan memperdiksi. Ini menjadi renungan bagi diri saya pribadi dan semoga menjadi pengingat bagi sahabat pembaca, bahwa kita patut bersyukur karena sampai hari ini masih diberikan kesempatan untuk menghirup oksigen yang Allah berikan secara gratis, kita masih mampu melihat dunia yang penuh dengan warna, kita masih mampu menggerakan kaki dan tangan sehingga mampu berjalan dan beraktivitas seperti biasanya, serta begitu banyak nikmat Allah yang tidak terhitung. Mari persiapkan diri sebelum malaikat maut menjemput. Karena malaikat maut menjemput dengan tiba-tiba tanpa melihat apakah kita siap atau tidak. Semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah... Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah wahai saudaraku. Insya Allah kami akan mendo'akanmu yang terbaik dan suatu saat kami akan menyusulmu.

Rindu Ramadhan

Yang tahu persiapkan diri
Yang rindu tak sabar menanti
Hadirnya setahun sekali

Keindahan yang tiada tara
Kemuliaanya tak habis dibicara
Penuh dengan limpahan maghfirah
Ya Ramadhan...

Rindu aku rindu
Rindu pada kedatangan
Bulan yang padanya keberkatan
(Ramadhan ya Ramadhan)

Ya Allah tolong sampaikan Hajatku
Untuk berpanjangan Nafasku
Hingga pengakhiran

Munsyid : Devotees

Kamis, 18 Juni 2015

Hari Pertama

Alhamdulillah... Hari pertama di bulan Ramadhan sudah dilewati. Semoga amalan kita di awal bulan ini diterima di sisi Allah SWT.

Mari kita isi bulan ini dengan amalan-amalan dan kegiatan yang bermanfaat.

Ayooo tetap semangaaaaattt!!!
Semoga kita mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

Menapaki 1 Anak Tangga

Alhamdulillah....
Rasa syukur tiada terkira. Allah memberikan 1 kenikmatan yang tiada tara. Setelah sekian lama berjuang akhirnya dapet jga judul skripsi :D

1 langkah lagi menuju seminar proposal. Ayooo Semangaaaaat!!!!!!

Allah pasti menunjukkan jalan-Nya.
Semoga Allah msih memberikan kesempatan untuk bisa membahagiaan kedua orangtua sya

Rabu, 17 Juni 2015

Perjuangan Ini

Hidup adalah sebuah perjuangan. Dalam perjuangan pasti akan ada suka maupun duka. Hal itu sudah pasti akan terjadi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya.

Saudaraku, tak perlu mengkhawatirkan suka maupun duka yang akan kita lalui. Kita hanya perlu menikmati proses perjalanan perjuangan yang sedang kita jalani saat ini.

Ya, nikmati saja. Pasti ada hikmah yang tersembunyi dibalik semua kejadian dalam proses perjuangan ini.

Wahai diri ini, kuatkanlah dirimi, bulatkanlah tekadmu, hadapi segala apapun yang ada di hadapanmu. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam menjalani semua ini. Aamiin....

Selasa, 16 Juni 2015

RENUNGAN DIRI


Tak terasa, diri ini semakin beranjak dewasa.
Tak terasa, usia ini terus bertambah. namun jatah hidup di dunia terus berkurang.
Terkadang, diri ini berkaca. apa saja yang sudah dilakukan selama ini?
Sesekali, diri ini memikirkan. mungkinkah lebih banyak kebaikan yang dilakukan? atau mungkin sebaliknya?
Wahai diri ini....
Tidakkah terbersit untuk berubah?
Berubah ke arah yang lebih baik
Berubah ke arah yang positif
Berubah menjadi pribadi baru

Semoga Allah senantiasa meringankan gerak langkah perjalanan kita di dunia ini. Sehingga kita diperkenankan untuk memasuki surga-Nya. Aamiin Ya Rab....

Minggu, 14 Juni 2015

Bismillah....
Kembali belajar menulis. karena dengan menulis kita dapat menangkan segala apa yang ada di pikiran kita.
mari menulis ^_^